Tak Ada Rotan Akar pun Jadi, Tak ada Helipad Sungai pun Jadi Tempat Mendarat Helikopter AU demi Kirim Logistik di Aceh

Rabu, 17 Des 2025, 18:55 WIB

JAKARTA - TNI AU mengerahkan Helikopter EC-725/H225M Caracal untuk mendarat di atas aliran sungai guna mendistribusikan logistik korban bencana di Aceh.

Peristiwa pendaratan di atas aliran sungai itu dilakukan di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Senin (15/12).

Ket. Foto: TNI AU mengerahkan Helikopter EC-725/H225M Caracal di atas aliran sungai itu dilakukan di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Senin (15/12). — Sumber: ANTARA/Ho-Humas TNI AU

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Rabu (17/12) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Pendaratan di aliran sungai dipilih sebagai titik distribusi karena keterbatasan medan dan kondisi infrastruktur yang tidak memungkinkan penggunaan jalur darat," kata I Nyoman.

I Nyoman melanjutkan, lokasi tersebut menjadi satu-satunya area yang dapat dijangkau helikopter untuk memastikan bantuan sampai kepada warga.

Walau pendaratan itu dilakukan dengan sulit karena kontur lokasi mendarat yang tidak rata, pilot helikopter tetap melakukan pendaratan tersebut demi mendistribusikan bantuan kepada korban bencana.

"Kru helikopter TNI AU menjalankan prosedur penerbangan dengan ketelitian tinggi demi keselamatan personel dan kelancaran distribusi logistik," jelas I Nyoman.

I Nyoman melanjutkan, total ada 1.800 kilogram bantuan logistik yang dibawa helikopter dari Lanud Soewondo, Medan.

"Logistik disalurkan ke Desa Simpur Jaya sebanyak 900 kilogram dan Desa Rumah Bundar sebanyak 900 kilogram, dua desa terdampak yang akses daratnya sulit untuk dijangkau pascabencana," kata I Nyoman.

Dengan adanya upaya tersebut, I Nyoman berharap pendistribusian logistik bisa berjalan dengan maksimal. Ant

  • Helikopter TNI AU

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.