Saatnya Lepas dari Ketergantungan Impor, Kedaulatan Gula Dimulai dari Ladang Sendiri

Selasa, 16 Des 2025, 00:00 WIB

Percepatan hilirisasi tanaman tebu menjadi kunci agar kapasitas produksi dan nilai tambah meningkat sehingga dapat tercipta swasembada pangan sekaligus mengakhiri ketergantungan impor gula.

LAMPUNG TENGAH - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sangat mendukung program kemitraan tebu yang diadakan Sugar Group Companies (SGC).Selain bisa meningkatkan kesejahteraan petani, kemitraan tersebut juga mendukung suksesnya program pemerintah mempercepat hilirisasi tanaman tebu dalam rangka swasembada pangan.

Ket. Foto: Sosialisasi Kemitraan Tebu yang diadakan SGC di Kampung Sri Kencono, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin (15/12). — Sumber: KORAN JAKARTA/MSS

“Kemitraan ini mempercepat hilirisasi tanaman tebu. Tentu saya sangat mendukung program kemitraan tebu antara SGC dan petani ini,” kata Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Lampung Tengah, Rony Witono saat menghadiri sosialisasi Kemitraan Tebu yang diadakan SGC di Kampung Sri Kencono, Kecamatan Bumi Nabung, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin (15/12).

Menurut Rony, dalam rapat koordinasi yang diadakan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian belum lama ini, Provinsi Lampung mendapat tambahan kuota 20.000 hektare tanaman tebu untuk mempercepat hilirisasitebu dalam rangka program swasembada gula yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Dari tambahan 20.000 hektare tambahan kuota untuk Provinsi Lampung tersebut, Lampung Tengah mendapat kuota 6.000 hektare. Sehingga total untuk Lampung menjadi 31.000 hektare karena kuota sebelumnya 11.000 hektare.

Rony Witono menjelaskan Presiden Prabowo ingin program swasembada gula bisa dipercepat. “Bapak Presiden ingin kekurangan kebutuhan gula bukan ditutup dengan impor, tetapi harus diatasi dengan produksi dari dalam negeri.Maka dari itu hilirisasitanaman tebu harus dipercepat. Jangan ada impor gula lagi. Itu harapan Bapak Presiden,” kata Rony Witono.

Rony juga menjelaskan program kemitraan adalah cara terbaik. Kemitraan harus menguntungkan kedua belah pihak, harus dilakukan secara setara.

Sementara itu, Camat Bumi Nabung, Dahrif Anshori mengatakan sudah saatnya warga Bumi Nabung menghasilkan produk pertanian yang harganya stabil, yaitu dengan menanam tebu. “Dengan menanam tebu, kesejahteraan petani bisa meningkat karena harganya stabil,” ujarnya.

Kuliah Gratis

Selain menawarkan kemitraan tebu, SGC juga menawarkan kuliah gratis bagi putra-putri terbaik Lampung untuk dididik secara gratis di dua politeknik yang dimiliki SGC.

“Ayo bapak-bapak dan ibu-ibu yang punya anak tahun depan lulus SMA, silakan mendaftar anaknya di politeknik yang kami miliki.Ada yang di Lampunb tengah, ada juga yang di Tulangbawang Barat,” kata Petinggi SGC Purwati Lee.

Selama pendidikan, tidak dipungut biaya sama sekali, diberi makan tiga kali, dan disediakan asrama.Jika lulus bekerja di SGC.

  • Kemandirian Pangan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: M. Selamet Susanto

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.