- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Hattrick Juara...
Pemprov DKI Hattrick Juara P3DN, Belanja Produk Lokal Tiga Tahun Berturut-turut
Senin, 15 Des 2025, 20:10 WIBJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan dominasinya dalam penggunaan produk dalam negeri. Pemprov DKI sukses meraih peringkat pertama Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri atau P3DN kategori Pemerintah Daerah Provinsi.
Prestasi ini bukan kali pertama diraih Pemprov DKI Jakarta. Penghargaan tersebut berhasil dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut.
Penghargaan P3DN diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Acara penyerahan berlangsung di Ruang Garuda Lantai 2 Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/12).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ratu juga diketahui menjabat sebagai Ketua Harian P3DN Provinsi DKI Jakarta.
Ratu menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan konsistensi Pemprov DKI dalam mendukung industri nasional. Seluruh perangkat daerah disebut aktif memprioritaskan produk dalam negeri dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Menurut Ratu, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta. Konsistensi belanja produk lokal dilakukan sepanjang tahun anggaran 2024.
"Kami menyambut baik dan bersyukur atas apresiasi ini," ujar Elisabeth Ratu Rante Allo.
Ia menegaskan bahwa peringkat pertama P3DN bukan diraih secara instan. Prestasi tersebut merupakan akumulasi dedikasi, kerja keras, dan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah.
"Peringkat pertama P3DN merupakan hasil dedikasi, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta," kata Ratu.
Lebih lanjut, Ratu menegaskan bahwa Pemprov DKI berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Komitmen itu diwujudkan dengan mengoptimalkan penggunaan produk lokal dalam setiap proses pengadaan.
Penggunaan produk dalam negeri dinilai memberi dampak langsung bagi industri nasional. Kebijakan tersebut juga memperkuat ekosistem UMKM di Jakarta.
Ratu juga memberikan apresiasi kepada Tim P3DN yang berada di masing-masing Perangkat Daerah. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja konsisten yang dilakukan di tingkat teknis.
"Terima kasih kepada Tim P3DN di setiap Perangkat Daerah yang telah menggarap program secara lengkap dan konsisten," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja tim tersebut sering kali dilakukan tanpa sorotan publik. Namun hasilnya mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan bagi Pemprov DKI Jakarta.
"Bahkan dalam senyap, hingga menghasilkan prestasi yang membanggakan," lanjut Ratu.
Ratu menekankan bahwa P3DN bukan sekadar kewajiban administratif. Program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk karya anak bangsa.
Menurutnya, belanja produk lokal memiliki efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi. UMKM dan industri dalam negeri menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya.
"Ini bukan sekadar soal kepatuhan, melainkan bentuk keberpihakan kita untuk memajukan UMKM serta industri dalam negeri," pungkasnya.
Penghargaan P3DN ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh OPD dan UKPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Realisasi belanja produk dalam negeri ditargetkan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pemprov DKI Jakarta menilai P3DN sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi. Penguatan belanja lokal menjadi bagian dari kebijakan pembangunan berkelanjutan.
Upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global. Kemandirian ekonomi menjadi fondasi penting dalam menghadapi persaingan global.
Pemprov DKI berupaya memastikan bahwa transformasi menuju kota global tidak mengabaikan potensi lokal. Justru, kekuatan industri dan UMKM dalam negeri dijadikan tulang punggung pembangunan.
Dengan mempertahankan peringkat pertama P3DN selama tiga tahun berturut-turut, Pemprov DKI menunjukkan konsistensi kebijakan. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Jakarta sebagai daerah dengan komitmen tinggi terhadap industri nasional.
Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat sinergi antar perangkat daerah. Konsistensi tersebut diharapkan mampu menjaga tren positif penggunaan produk dalam negeri.
Penghargaan ini juga menjadi sinyal kuat bagi pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah membuka ruang luas bagi produk dalam negeri untuk bersaing di pengadaan pemerintah.
Melalui P3DN, Pemprov DKI Jakarta menempatkan belanja pemerintah sebagai instrumen strategis penggerak ekonomi. Kebijakan ini diyakini mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjungan.
Dengan capaian ini, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya mencetak prestasi administratif. Lebih dari itu, Jakarta menegaskan perannya sebagai lokomotif ekonomi nasional berbasis kekuatan lokal.
- Produk Dalam Negeri
- Ekonomi Nasional
- Produk Lokal
- Pemprov DKI Jakarta
- Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN)
- P3DN
- UMKM Jakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Festival Jakarta Great Sale 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Daftar Mal yang Ikut
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.