- Home
-
- Megapolitan
-
- Jelang Nataru, Perumda Dha...
Jelang Nataru, Perumda Dharma Jaya Siapkan 1.000 Ton Daging Sapi
Minggu, 14 Des 2025, 14:15 WIBJAKARTA - Perumda Dharma Jaya memastikan stok daging sapi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dalam kondisi aman.Â
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, dalam setiap perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), pihaknya selalu menyiapkan stok daging, baik itu sapi, ikan dan ayam sesuai kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pihaknya telah menyiapkan strategi mengamankan stok eksisting maupun cadangan.
âHingga hari ini, kami telah menyiapkan sekitar 1.000 ton daging sapi, 500 ton daging ayam dan lebih dari 300 ton ikan. Jumlah stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan Nataru sampai Ramadan dan Idulfitri. Alhamdulillah, stok aman,â ungkap Raditya, Jumat (12/12), dilansir dari media Pemprov DKI.
Ia memperkirakan, kebutuhan daging saat HBKN di DKI Jakarta, termasuk Nataru, tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya dengan jumlah rata-rata mencapai 6.000 ton per bulan atau mengalami peningkatan sekitar 10-15 persen dari hari biasa.
âSudah terlihat ada peningkatan sangat signifikan dari hari biasa. Tanda peningkatan kebutuhan daging sudah terlihat. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir, stok daging untuk Nataru aman,â ujarnya.
Di tempat terpisah, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menilai, Dharma Jaya menunjukkan kinerja yang semakin positif dengan perluasan jaringan kerja sama hingga wilayah Indonesia bagian timur.
Hal ini dinilai sebagai bukti kesiapan BUMD tersebut dalam menjaga stabilitas pangan, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
âPemprov DKI Jakarta memberikan apresiasi terhadap upaya Dharma Jaya dalam menjaga ketersediaan stok menjelang libur akhir tahun, terutama di tengah tantangan cuaca dan dinamika produksi nasional,â katanya.
Eli menjelaskan, kebutuhan daging di Jakarta juga masih mengandalkan impor, termasuk dari Australia, sehingga kerja sama bisnis antarperusahaan (B2B) dan kontrak beli putus menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pasokan.
Menurutnya, dengan kesiapan stok serta strategi penguatan jaringan suplai, Pemprov DKI Jakarta optimistis kebutuhan warga, khususnya protein hewani dapat terpenuhi dengan baik dan stabilitas harga tetap terjaga.
âUpaya tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ketahanan pangan Jakarta tetap kuat memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru 2025,â ucapnya.
Ia menambahkan, kondisi pangan strategis Jakarta dalam kondisi relatif cukup akhir tahun ini, seperti beras, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, gula, minyak goreng, daging ayam dan sapi.
Karena itu, Eli mengimbau masyarakat tidak panic buying karena stok pangan di Kota Jakarta aman, meski terjadi lonjakan kebutuhan saat Nataru.
âJadi, masyarakat jangan panic buying karena stok aman hanya memang terjadi lonjakan kebutuhan karena memang Nataru. Itu pasti terjadi,â tandasnya.
- Stok Daging
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Pemkab Kukar Percepat Modernisasi Pertanian Lewat Bantuan Alsintan untuk Petani
-
Hari Ini Trump dan Putin Gelar Pertemuan Bersejarah di Alaska, Bahas Akhiri Perang Ukraina
-
Bukan Bailout Biasa: Pengamat Sebut Intervensi Pemerintah di Whoosh Tepat Sasaran
-
Liga Eropa Digelar Bersamaan Liga Champions Bek Timnas Indonesia Jumpa AS Roma
-
Kevin De Bruyne Cedera Parah! Bintang Napoli Dipastikan Absen Hingga 2026
-
Indikasi Geografis Garam Talise di Palu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.