Mentan Bantu Warga Baubau Usai Viral Bantuan Diminta kKembali
Sabtu, 13 Des 2025, 19:46 WIBJAKARTA -- Menteri Pertanian Andi Amran Silaiman membantu warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, bernama Jafar setelah viral bantuan berupa beras dan minyak goreng yang sebelumnya didapat diminta kembali diduga akibat kekeliruan data penerima bantuan.
Sebagai bentuk kepedulian, Mentan Amran dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, menyebutkan, pihaknya menyalurkan santunan sebesar Rp20 juta, serta bantuan pangan kepada keluarga Jafar berupa beras 250 kilogram, minyak goreng 12 liter, dan gula pasir 10 kilogram.
Bantuan pangan tersebut diserahkan langsung Pimpinan Cabang Bulog Baubau Dion kepada keluarga Jafar.
Adapun kasus penarikan kembali bantuan pangan yang dialami Jafar dan istrinya Wa Muna, warga Kelurahan Baadia Kecamatan Murhum Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan publik setelah curhatan Wa Muna viral di media sosial.
Bantuan berupa beras dan minyak goreng yang sempat diterima diketahui diminta kembali akibat kekeliruan data penerima.
Menindaklanjuti informasi yang berkembang di media sosial tersebut, Mentan yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) bergerak cepat dengan memerintahkan jajaran Bulog setempat untuk menelusuri permasalahan di lapangan.
Amran meminta jajaran Bulog Baubau agar menyelesaikannya hal itu secara menyeluruh sehingga keluarga yang bersangkutan tidak dirugikan akibat kesalahan administrasi.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Baubau Dion mewakili Mentan/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga penerima atas kekeliruan yang terjadi serta berharap kejadian serupa tidak terulang ke depan.
âKami menyampaikan amanah dari Menteri Pertanian, Bapak Amran, untuk menyerahkan bahan pangan ini. Mudah-mudahan Pak Jafar dan keluarga berkenan menerima. Sekali lagi kami mohon maaf atas kesalahan kemarin. Semoga ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami,â kata Dion.
Sebelumnya, Wa Muna yang berprofesi sebagai buruh cuci sempat menerima bantuan pangan, namun kemudian diminta mengembalikannya karena adanya ketidaksesuaian data penerima.
Peristiwa tersebut menuai perhatian publik, mengingat Wa Muna telah delapan tahun menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, Jafar, menderita stroke.
Ungkapan haru disampaikan Jafar atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan terima kasih dan ketulusan hatinya kepada Menteri Pertanian atas kepedulian yang dirasakan langsung oleh keluarganya.
âSaya Jafar dan keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya. Salam hormat dan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian,â ujar Jafar.
Sementara itu, Wa Muna memilih memetik hikmah dari peristiwa yang dialaminya dan menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.
âTerima kasih banyak, Pak. Saya ambil hikmahnya. Terima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah memberikan beras yang begitu banyak,â kata Wa Muna.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kondisi Satwa di Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur Sangat Prihatin, Tuai Kritikan dari Warganet
-
Program KNMP Diawasi Kejagung hingga CCTV di Lokasi Pembangunan
-
Dukung Program Swasembada Pangan, Mendiktisaintek Dorong Kampus Lakukan Riset untuk Kemandirian Pangan
-
Membuat Geger Warga, Karyawan Warung Padang Jadi Korban Amukan Pemuda di Sleman
-
Beredar Sebuah Video Preman Nekat Bergelantungan di Pintu Sopir Teriak Minta Turun, Sopir Balas dengan Tegas!
-
Pengemis di Bogor Viral Setelah Paksa Minta Uang, Berujung Ketahuan Top Up Dana di Minimarket
-
Pengalihan Bursa Kerja dari Luring ke Daring
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.