Dukung Program Swasembada Pangan, Mendiktisaintek Dorong Kampus Lakukan Riset untuk Kemandirian Pangan
Rabu, 26 Feb 2025, 03:06 WIBJAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong kampus untuk melakukan riset kemandirian pangan. Kampus harus berperan strategis dalam keberlanjutan teknologi dan pangan, terutama untuk mendukung program swasembada pangan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dan Menteri Pertanian, Andi Amran. (Foto istimewa)
âPentingnya penguatan industri pangan. Industri pangan harus dikuasai, agar indonesia semakin maju,â ujar Brian, dalam Forum Diskusi Perguruan Tinggi yang bertajuk âSinergi Mendukung Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutanâ di Kantor Pusat Kementan, Selasa (25/2).
Dia berharap, agar kolaborasi antara perguruan tinggi dan Kementan ini dapat terus diperkuat. Menurutnya, Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara maju lainnya di dunia, terutama dalam bidang teknologi dan ketahanan pangan.
Mendiktisaintek menegaskan bahwa pengembangan ini merupakan tantangan besar sekaligus momentum bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih bermakna. Pihaknya sudah mendorong 30 perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Pertanian untuk riset berfokus pada sepuluh komoditas pertanian dengan produktivitas rendah, yaitu padi, jagung, bawang putih, tebu, sapi, kedelai, pupuk, ubi kayu, gandum, dan kentang.
âKampus bertanggung jawab melahirkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang andal. SDM yang nantinya akan menopang kemajuan teknologi, yang selanjutnya akan menopang lahirnya industri-industri berbasis teknologi pula,â jelasnya.
Menteri Pertanian, Andi Amran menegaskan bahwa keterlibatan pendidikan tinggi dan mahasiswa berperan besar dalam mendorong kemajuan bangsa.
Sebagai ujung tombak pengembangan kemandirian pangan, kampus harus berfokus pada dua strategi utama, yaitu peningkatan produktivitas dan hilirisasi.
âKita bisa menjadi negara super power di sektor pertanian, itulah keunggulan komparatif kita,â katanya. Â ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kesenjangan Kredit Melebar, Perbankan Dinilai Belum Berpihak ke UMKM
-
Pemerintah Arab Saudi Jamin Kelancaran dan Keamanan Jemaah Haji Indonesia
-
Krisis Hormuz Belum Reda, Bahlil Lapor ke Prabowo: Stok Minyak Mentah RI Masih Aman
-
Lindungi Kepentingan Nasional, RI Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO
-
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong
-
Menhub: Keselamatan Penerbangan adalah Prioritas Strategi Pemerintah
-
Veda Ega Pratama Start dari Urutan Ke-17 Moto3 Spanyol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.