Wali Kota Bandung Dorong Penguatan Ekosistem Kreatif Kolaboratif dan Berdaya Saing
Kamis, 11 Des 2025, 15:05 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem kreatif di Kota Bandung.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ruang Riung X Bandung Creative Hub dengan tema âKata Kota Kitaâ di Bandung Creative Hub, Selasa (9/12) lalu.
Wali Kota Farhan mengatakan keberhasilan Kota Bandung sebagai kota kreatif tidak hanya bertumpu pada potensi yang besar, tetapi juga pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja bersama.
Pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat dinilai memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan ruang-ruang inovasi yang berkelanjutan.
âBandung memiliki energi kreatif yang luar biasa. Pemerintah perlu hadir untuk memastikan energi ini tersalurkan melalui kolaborasi yang terarah, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,â tutur Wali Kota Farhan.
Wali Kota Farhan menjelaskan kreativitas Bandung dibentuk oleh ekosistem pendidikan tinggi yang kuat. Menurut dia, mayoritas pelaku kreatif lahir dari kampus-kampus besar seperti ITB, Unpad, Unpar, Universitas Maranatha, Unisba, hingga Unpas.
âBanyak ide besar lahir dari kampus. Pemerintah tugasnya menyiapkan 'harness', jaring untuk menampung letupan karya luar biasa itu,â ungkap dia.
Ia menuturkan, Pemkot Bandung memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi hingga komunitas seperti Bandung Creative City Network, Bandung Sustainable Forum, hingga inisiatif digital seperti Carbon Digital Community berbasis teknologi blockchain.
Dalam bahasan city branding, Farhan mengungkapkan, branding kota bukan sekadar slogan, tetapi janji dan karakter.
Oleh karenanya, Wali Kota Farhan memastikan Kota Bandung harus menjadi kota dengan rasa aman dan rasa nyaman, terutama bagi kegiatan publik dan aktivitas malam hari untuk mendukung tumbuhnya ekosistem kreatif.
Pemkot Bandung tengah menyiapkan berbagai upaya, mulai dari penerangan jalan, revitalisasi titik rawan keamanan, hingga penguatan ATCS dan CCTV terpadu.
âKalau Bandung aman dan nyaman, kreativitas akan tumbuh. Nongkrong di luar malam hari itu bagian dari kultur Bandung yang harus kita jaga,â kata Wali Kota Farhan.
Ia juga mendorong pemanfaatan ruang publik seluas-luasnya bagi event kreatif. Balai Kota Bandung, misalnya, kini dibuka untuk kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga hingga pertunjukan seni, dimana Pemerintah akan melainkan fasilitator yang menyiapkan ruang, kebijakan, dan ekosistem.
âKalau yang bagus hanya satu, kita hanya menciptakan bintang. Tugas kita adalah menciptakan ekosistem,â tutur dia.
Ia berharap Bandung terus menumbuhkan bakat-bakat baru yang mampu menjawab tantangan zaman dan memperkaya identitas kota. Kreativitas Bandung akan terus berkembang jika didukung oleh keamanan, kenyamanan, infrastruktur, dan ruang kolaborasi yang memadai.
âBandung itu kota yang spektrumnya luas, dari seni budaya sampai industri keuangan. Tugas kita adalah memastikan kreativitas itu tumbuh tanpa henti,â ungkap dia. ils/I-1
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- Kota Bandung
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur
-
38 Provinsi Siap Jalankan Program Keselamatan Wisata 2026
-
Pelatihan Fesyen dan Kriya Bekali Masyarakat Keterampilan Berwirausaha
-
Wali Kota: Grand Design Kependudukan Jadi Panduan Bandung Menuju 2045
-
Kolong Jalan Layang Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju
-
Pemerintah Berikan Insentif PPN DTP bagi Kendaraan Listrik
-
PT PLN (Persero) Dukung Kegiatan Kejuaran Dunia Taekwondo di Uzbekistan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.