Kepala Desa Huta Julu Ungkap Akses Desa Terdampak Longsor Tapanuli Utara Mulai Normal

Kamis, 11 Des 2025, 17:25 WIB

TAPANULI UTARA - Dua pekan banjir dan longsor membuat sejumlah desa terisolasi. Namun kini akses menuju Desa Huta Julu di Kecamatan Parmonangan mulai terbuka.

Kepala Desa Huta Julu, Godang Manalu mengatakan, ada banyak titik longsor. "Longsor dari Kantor Camat Parmonangan ada 30 longsor," kata Godang di Kantor Camat Parmonangan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Rabu (10/11).​

Ket. Foto: Kepala Desa Huta Julu Godang Manalu memanggul beras untuk warga dari Kantor Camat Parmonangan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Rabu (17/12) — Sumber: RRI/Sugandi

Ia mengatakan, akses sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun, ia mengingatkan kondisi masih perlu penanganan lanjutan.

Meski demikian, kata dia, masih ada dua dusun yang belum bisa ditembus. Ia berharap, Dusun I dan Dusun II segera terbuka.

Selain itu, jaringan listrik di wilayah tersebut sudah kembali normal. Sebelumnya listrik padam selama seminggu akibat longsor.

Ia mengeluhkan masih langkanya bahan bakar minyak di desa. "BBM langka dan aktivitas warga terhambat," ujar dia.

Warga terpaksa berjalan kaki untuk memenuhi kebutuhan harian. Kondisi ini terjadi sejak awal bencana melanda.

Terbukanya akses memungkinkan bantuan kembali masuk ke desa. Warga menerima beras serta pakaian dari pos camat.

Perangkat Desa Risma memastikan, bantuan dibagikan segera. "Masyarakat datang dan menandatangani daftar penerima," kata Risma.

Ia mengatakan, setiap warga membawa pulang sembako sesuai kebutuhan. Bantuan mencakup bahan pokok penting.

Longsor berdampak pada 350 kepala keluarga di wilayah tersebut. Sawah dan perkebunan warga juga mengalami kerusakan berat.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng dan mie instan. Warga berharap bantuan terus mengalir hingga kondisi pulih. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.