Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Sekitar Mandalika Disetop

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Tambang Emas Ilegal Sekitar Mandalika Disetop Doc: Antara
Ket. okasi tambang emas ilegal di Gunung Dundang Desa Prabu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Rabu (10/12).

Lombok Tengah - Kodim 1620/Lombok Tengah bersama aparat gabungan mengawal dan mengamankan proses penutupan tambang emas ilegal di dekat Mandalika atau Gunung Dundang Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

"Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah dalam menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin yang dinilai membahayakan masyarakat serta merusak lingkungan," kata Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, di Lombok Tengah, Rabu (10/12).

Ia mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan keselamatan masyarakat.

"Aktivitas tambang ilegal ini tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi para penambang yang bekerja tanpa standar keamanan diri dan kelompok," ujarnya.

Dalam pelaksanaan penutupan, personel Kodim 1620 bersama kepolisian turut mengamankan area, membantu proses sterilisasi lokasi, serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan ilegal di Gunung Dundang.

Aparat gabungan bersama Pemerintah Desa Kuta juga melakukan penutupan lubang tambang yang sudah digali, dan juga memasang tanda larangan dan menutup akses menuju titik-titik yang selama ini digunakan sebagai lokasi penggalian.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami bahaya dan dampak jangka panjang yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun keselamatan ekosistem yang notabene kawasan Kuta adalah tempat wisata," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuta, Mirate, bersama rombongan memberikan himbauan kepada warga yang berada di lokasi tersebut untuk menghentikan aktifitas penambangan dan para penambang diminta untuk meninggalkan lokasi dimana dilokasi tersebut ditemukan warga yang sedang melakukan penambangan liar sekitar 40 orang.

Beberapa warga sekitar menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah dalam menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut.

Mereka berharap kawasan Gunung Dundang dapat kembali pulih dan tidak lagi menjadi lokasi yang rawan kecelakaan yang berpotensi merusak alam.

"Kawasan itu masuk kawasan hutan lindung, sehingga tidak boleh ada penambangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Bank Sentral Yaman Bekukan ...

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Keluarkan Peringatan C...
Luar Negeri
Geger Rumor Meninggal Dunia...

Gunung Kilauea Hawaii Erupsi, Status Masih Siaga

27 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gunung Kilauea Hawaii Erups...

Azerbaijan Diminta Kaji Ulang Aturan Larangan Hijab

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Azerbaijan Diminta Kaji Ula...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.