Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Instruksikan Sekolah Daring Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

8 Senin, 07 Sep 2026, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jabar Instruksikan Sekolah Daring Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Pemprov Jabar Instruksikan Sekolah Daring Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi sekolah karena terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

"PJJ diberlakukan dengan tujuan melindungi peserta didik dan warga satuan pendidikan," kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Bandung, Senin (07/9).

Langkah darurat tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang dikeluarkan pada Minggu (06/9), sebagai bentuk kesiapsiagaan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di kawasan terdampak paparan material vulkanik.

Dia menginstruksikan para kepala sekolah segera menghentikan kegiatan tatap muka dan seluruh aktivitas luar ruangan jika kualitas udara memburuk.

Kesiapsiagaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik dilakukan pemprov dengan menyiapkan posko dan lokasi pengungsian.

Pemprov Jabar juga mengaktifkan kesiapsiagaan puskesmas, rumah sakit, pos kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Saya instruksikan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, pulse oximeter, obat-obatan, masker/respirator, dan alat pelindung diri (APD) di fasilitas kesehatan," katanya.

Pemprov Jabar juga menginstruksikan Dinas Kesehatan melakukan surveilans harian terhadap kasus gangguan pernapasan, iritasi mata, penyakit kulit, cedera dan dampak kesehatan lainnya, serta melaporkan melalui mekanisme yang berlaku.

Perlindungan ekstra akan diarahkan kepada kelompok rentan, seperti bayi, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, pekerja luar ruangan, dan penderita penyakit kronis.

Dinas Lingkungan Hidup ditugaskan memantau parameter kualitas udara PM2,5 dan PM10 bersama BMKG dan BPBD, serta menyampaikan informasi kondisi udara secara berkala.

Penanganan abu di jalanan dan fasilitas umum juga diatur Pemprov Jabar dengan mewajibkan penggunaan metode yang tidak menyebabkan material mikro tidak kembali berterbangan, seperti dengan penyiraman air.

Selama abu vulkanik terdeteksi di Jabar, pemprov Jabar bakal meningkatkan upaya menjaga keselamatan lalu lintas.

"Saya memerintahkan seluruh kepala perangkat daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, menyampaikan informasi berdasarkan sumber resmi, serta segera melaporkan peningkatan kasus kesehatan, gangguan pelayanan, keterbatasan logistik, dan kebutuhan dukungan kepada pimpinan/posko penanganan," katanya.

Dedi mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada serta memperhatikan kondisi lingkungan.

"Ikuti informasi dan arahan resmi pemerintah serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan sedapat mungkin tetap berada di dalam rumah apabila tidak terdapat keperluan mendesak, khususnya pada wilayah dengan intensitas sebaran abu vulkanik yang tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Mengejutkan! Moldova Disebu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.