Pemprov DKI Sampaikan Belasungkawa Atas Pesepeda yang Tewas

Selasa, 09 Des 2025, 13:55 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan rasa belasungkawa yang sangat mendalam atas wafatnya seorang pesepeda dalam kecelakaan tragis di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi. Musibah yang terjadi sekitar pukul 06.20 WIB itu langsung menyita perhatian Pemprov karena melibatkan bus listrik Transjakarta non-BRT rute 4C di kawasan yang menjadi salah satu koridor tersibuk di pusat kota.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Saat ini kasus sedang ditangani Polda Metro Jaya, dan kami akan terus mengawal seluruh prosesnya," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.

Ket. Foto: — Sumber: Pexels

Belasungkawa tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah kota menaruh kepedulian besar terhadap setiap kehilangan nyawa di jalan raya, khususnya bagi pesepeda yang rentan dalam berbagi ruang dengan kendaraan besar. Kehilangan seorang warga dinilai sebagai peringatan bagi seluruh pihak agar semakin meningkatkan kewaspadaan serta komitmen menjaga keselamatan bersama.

Korban bernama Hudi Suryodipuro diketahui sedang mengayuh sepeda dari arah Selatan ke Utara ketika insiden terjadi. Saat berada tepat di depan Halte Transjakarta Karet Sudirman, terjadi benturan dengan bus listrik bernomor polisi B-7058-SGX yang sedang berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Peristiwa tersebut menyebabkan luka berat yang membuat korban meninggal dunia di lokasi, sehingga proses evakuasi dilakukan oleh petugas untuk membawa jenazah ke RS Cipto Mangunkusumo. Pemeriksaan visum dilaksanakan untuk memastikan identitas serta penyebab kematian sesuai prosedur yang berlaku.

Belasungkawa Pemprov DKI diiringi penegasan bahwa setiap nyawa yang melayang merupakan tanggung jawab moral pemerintah dalam memastikan fasilitas, kebijakan, dan rekayasa lalu lintas selalu berpihak pada keselamatan warga. Penanganan kasus ini juga menjadi simbol pentingnya evaluasi terhadap seluruh aspek penggunaan jalan di kawasan perkotaan padat.

Syafrin mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan dalam aktivitas harian, terutama di jalan raya yang menjadi ruang bersama. Ia menekankan bahwa kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah penting untuk mencegah tragedi serupa.

"Selalu patuhi aturan dan rambu lalu lintas, gunakan perlengkapan keselamatan, jaga jarak aman, dan selalu utamakan keselamatan," ucapnya.

Pemerintah daerah juga memastikan akan memantau perkembangan penyelidikan yang kini ditangani Polda Metro Jaya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keluarga korban dan masyarakat untuk memastikan transparansi serta kejelasan penyebab kecelakaan.

Momentum duka ini kembali mengingatkan publik bahwa keselamatan pesepeda perlu mendapatkan perhatian serius dari semua unsur, termasuk pemerintah, operator transportasi, dan masyarakat pengguna jalan lainnya. Kerja bersama dan kepedulian terhadap keselamatan diharapkan menjadi bekal untuk mencegah hilangnya nyawa warga hanya karena kelalaian atau kurangnya kewaspadaan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.