Jawa Barat Berencana Alihkan Lahan Pertanian Berlereng ke Tanaman Keras
Selasa, 09 Des 2025, 17:34 WIBSumedang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengatakan bahwa pihaknya berencana mengubah lahan pertanian berlereng jadi tanaman keras.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Sumedang, Selasa (9/12), mengatakan bahwa penggunaan lahan berlereng untuk keperluan perkebunan akan meningkatkan risiko bencana longsor.
"Kita mengevaluasi perkebunan sayur yang menggunakan tanah berlereng sehingga berisiko menimbulkan longsor. Dari situ nanti akan segera diubah menjadi tanaman keras," ujarnya.
Dirinya mengatakan bahwa pihaknya akan tetap memberikan solusi alternatif kepada para petani sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan pelaksanaan program ini.
Ia menjelaskan bahwa para petani terdampak nantinya akan direkrut menjadi tenaga pemerintah yang ditugaskan untuk menanam dan merawat tanaman keras tersebut.
"Tetapi agar para petani tidak rugi, mereka akan direkrut menjadi tenaga pemerintah yang ditugaskan untuk melakukan penanaman dan merawat tanaman yang memiliki fungsi bagi ketahanan lingkungan," tambahnya.
Selain itu, Dedi menegaskan bahwa program ini juga akan melibatkan beberapa tanaman keras seperti jengkol, kina, durian yang direncanakan untuk wilayah dataran tinggi, termasuk Bogor, Cianjur, Kabupaten Bandung, Garut, Kota Bandung, dan Bandung Barat.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menekankan bahwa keberlangsungan kehidupan di Bandung Raya saling bergantung pada kondisi lingkungan di wilayah lainnya sehingga apabila satu wilayah mengalami kerusakan atau masalah.
Dirinya menyebut pengelolaan lahan yang tepat dan seimbang menjadi sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah risiko bencana.
Melalui langkah ini, Pemprov Jabar berharap dapat mengurangi risiko bencana, sekaligus memberikan peluang kerja bagi para petani terdampak, sehingga program konservasi dan pembangunan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Iqbal Wilis Dukung Ekspedisi Sungai Cicatih
-
Jamaah Haji Bangka Bersiap Tinggalkan Madinah, Menuju Makkah untuk Ibadah Puncak
-
DPR Tegaskan Revisi UU HAM Bukan Arena Tarik Ulur Antar-Lembaga
-
Aktivitas Penjualan Hewan Kurban di Semarang Menjelang Idul Adha
-
PT KAI Ungkap Nobar Piala Dunia Dongkrak Penjualan di Loko Cafe
-
Janice/Aldila Menuju ke Babak Kedua Wimbledon
-
Daftar Lagu-lagu Piala Dunia FIFA dari Masa ke Masa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.