Rupiah Hari Ini Tumbang, The Fed Bimbang: Ketidakpastian Suku Bunga Bikin Pasar Resah!
Senin, 08 Des 2025, 17:45 WIBJAKARTA â Pelemahan rupiah dalam beberapa hari terakhir semakin dipengaruhi oleh ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed.
Pelaku pasar yang sebelumnya mengantisipasi penurunan suku bunga kini mulai meragukan kecepatan dan besaran pemangkasan, seiring sinyal ekonomi AS yang masih solid dan inflasi yang belum turun konsisten.
Ketidakpastian ini mendorong arus modal cenderung kembali ke aset dolar AS yang dianggap lebih aman, sehingga menekan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.
Dalam kondisi seperti ini, sentimen global menjadi dominan, sementara respons kebijakan domestikâmulai dari stabilisasi pasar valas hingga penguatan koordinasi fiskal dan moneterâmenjadi penting untuk meredam volatilitas.
Tanpa kejelasan dari The Fed, tekanan pada rupiah berpotensi berlanjut, terutama jika risiko global meningkat atau ketidakpastian pasar kembali melebar.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin (8/12), bergerak melemah 47 poin atau 0,28 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.648 per dolar AS.
Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan kurs rupiah dipicu ketidakpastian pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
âOptimisme (pemangkasan suku bunga) diredam oleh kehati-hatian karena beberapa pejabat Fed mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga pada bulan Desember masih jauh dari pasti,â sebutnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Saat ini, ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga akhir pekan ini masih mencuat.
Tanda-tanda perlambatan ekonomi di AS baru-baru ini, termasuk indikator ketenagakerjaan yang lebih lemah, mendorong kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi sekitar 85persen.
Perkiraan tersebut meningkatkan harapan biaya pinjaman yang lebih rendah dapat mendukung pertumbuhan global dan ekuitas.
Di sisi lain, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menekankan bahwa keputusan yang akan datang bukanlah suatu kepastian dan jauh dari itu.
âIni membuat investor waspada terhadap potensi kejutan yang bersifat hawkish,â kata Ibrahim.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah di level Rp16.688 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.655 per dolar AS.
- rupiah hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kenapa TPA Anak Negeri Gianyar Jadi Percontohan Nasional? Ini Keunggulannya
-
Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare
-
Trump Klaim Nama Danau Ontario telah Diganti dan 'Disahkan' Jadi Danau Amerika di Apple dan Google
-
Rupiah Hari Ini Tertekan, Pasar Menebak Arah Suku Bunga The Fed
-
PT KAI Siapkan Transformasi Stasiun Gambir Terintegrasi
-
Potensi Ekonomi Gorontalo Utara Masih Luas, Kadin Bidik Investasi dan Lapangan Kerja Baru
-
Sambut HUT Ke-81 TNI AL, Prajurit Kodaeral VIII Sapu Bersih Pantai Karang Ria Manado
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.