Kaum Muda Maluku Utara Diharapkan Kembangkan Kreativitas Melalui Karya Seni
Senin, 08 Des 2025, 04:13 WIBTERNATE â Anak muda adalah tulang punggung wilayah. Mereka menjadi tumpuhan kemajuan daerah, termasuk di Maluku Utara. Maka, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengharapkan mereka berkreasi melalui pergelaran budaya yang menampilkan ragam seni tari, musik, hingga teater. Diharapkan ini menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda.Â
"Upaya seperti ini adalah bagian dari membangkitkan kompetensi, bakat, dan minat generasi muda. Sumber daya manusia adalah masa depan kita. Bukan lagi bergantung pada sumber daya alam yang suatu saat akan habis," kata Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, usai membuka Pagelaran Seni 'Hikayat Gapi' Kirana Art Kie Raha di Ternate, Maluku Utara, Minggu.
Wagub menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif komunitas seni yang terus berupaya menjaga dan mengembangkan kreativitas anak-anak muda di daerah. Menurutnya, seni adalah bagian penting dari proses pembentukan karakter serta pembangunan sumber daya manusia.
Ia juga menyampaikan apresiasi untuk seluruh pelaku seni, sanggar, komunitas, serta pihak yang menggagas kegiatan ini, khususnya Kirana Art yang terus berkomitmen menghadirkan ruang kreativitas bagi talenta muda Maluku Utara.Â
"Mari kita hiasi Kota Ternate dan Maluku Utara dengan kreativitas anak-anak muda. Suatu saat mereka harus tampil maksimal, tidak hanya di daerah, tapi juga pada tingkat nasional," pintanya.
Sementara itu, Manager Kirana Art, Fitriyani Atid, menjelaskan bahwa Pagelaran Seni Hikayat Gapi digelar sebagai upaya mengingatkan generasi muda untuk tidak melupakan budaya sebagai identitas diri. "Anak-anak muda boleh gaul, tetapi tidak boleh meninggalkan budaya. Budaya itu identitas dan jatidiri kita," jelasnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat menjadi partner dan memberikan ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk berkarya. "Kami inginkan pemerintah menyediakan wadah yang jelas untuk anak-anak muda. Banyak talenta-talenta muda yang ingin berkarya, tetapi tidak tahu harus memulainya dari mana. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat kami harapkan," ucapnya.
Acara itu melibatkan berbagai sanggar dan komunitas seni, seperti Sanggar Jiko Malofo Tidore, The Art, kelompok dancer lokal, musisi lokal, serta pelaku seni lainnya dari berbagai wilayah Maluku Utara. Ragam pertunjukan mulai dari tari tradisional, tarian kreasi dan live musik turut meramaikan acara ini.
- Anak Muda
- Aktivis Maluku Utara
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kawasan Blok M Didorong Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda di Jakarta
-
Indiana Pacers Petik Kemenangan atas Washington Wizards 119-86
-
Akhirnya! 43 Titik Jalan Rusak di Kudus Mulai Diperbaiki Tahun Ini
-
Kemenkop Gelar Pelatihan Pengurus dan Pengawas Kopdes Merah Putih
-
Basarnas: 2 Kapal Tenggelam di Bali Jadi Bahan Evaluasi Pelayaran
-
Jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Jawa Barat
-
Kemlu: Evakuasi 96 WNI Sampai di Perbatasan Iran-Azerbaijan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.