Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Penghargaan dari Kemenpar, Banyuwangi Terus Berbenah untuk Menarik Wisatawan

📅 Senin, 08 Des 2025, 10:12 WIB | Oleh:
Dapat Penghargaan dari Kemenpar, Banyuwangi Terus Berbenah untuk Menarik Wisatawan Doc: Pemkab Banyuwangi
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Jakarta.

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan akan terus berbenah dan menjaga Banyuwangi tetap menarik untuk terus dikunjungi wisatawan setelah mendapat penghargaan Most Inspiring Tourism Leader (MITL) 2025 dari Kementerian Pariwisata.

"Tidak hanya destinasi yang terus kami garap, tapi atraksi wisata juga kami desain agar menarik wisatawan, karena dengan demikian wisatawan terus tetap datang ke Banyuwangi," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Bupati Ipuk menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut dari Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan menurutnya Banyuwangi tidak hanya membangun pariwisata, tetapi menumbuhkan ketahanan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi dan keberanian mengambil keputusan.

Ia mengatakan visi pariwisata Banyuwangi dalam lima tahun menjadi pariwisata unggul berdaya saing dan memberi manfaat besar bagi masyarakat.

"Apapun program daerah yang kami lakukan, ujungnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, mengentaskan kemiskinan, termasuk dari sektor pariwisata juga," tutur Ipuk.

Desa Adat Osing Kemiren di Banyuwangi, katanya, telah ditetapkan menjadi bagian Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia, The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025, oleh United Nations Tourism (UN Tourism) Badan Pariwisata PBB.

"Kami juga terus berinovasi di sektor wisata, dan salah satunya terobosan Ijen Golden Route, dan hasilnya, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus meningkat," kata Bupati Ipuk.

Ia menyebutkan, pada 2024 total kunjungan wisatawan ke Banyuwangi sebanyak 3.405.145 orang, ada kenaikan sebanyak 7 persen dari tahun 2023.

Dari jumlah itu, kata Ipuk, wisatawan domestik yang datang ke Banyuwangi sebanyak 3.282241 orang, sedangkan jumlah wisatawan mancanegara tercatat 122.904 orang.

"Seiring peningkatan kunjungan wisatawan, juga terjadi peningkatan ekonomi Banyuwangi, di antaranya pendapatan per kapita dari Rp58,08 juta pada 2023 menjadi Rp62,09 juta pada 2024. Sementara PDRB meningkat dari Rp101,29 triliun pada 2023 menjadi Rp108,92 triliun pada 2024," ujarnya.

Kementerian Pariwisata memberikan penghargaan sebagai pemimpin pariwisata inspiratif kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Penghargaan Most Inspiring Tourism Leader diberikan kepada kepala daerah yang mampu menggerakkan pariwisata di wilayahnya dan berkontribusi dalam memajukan pariwisata Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Regulator AS Selidiki Anthr...
Olahraga
Emas..emas..emas, Ashrifah ...
Advertisement
Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.