Makin Panas, Tokyo Sebut Pesawat Militer Tiongkok Mengunci Radar Jet Tempur Jepang

Minggu, 07 Des 2025, 09:41 WIB

TOKYO - Pesawat militer Tiongkok mengunci radar ke jet tempur Pasukan Bela Diri Udara Jepang di tenggara pulau utama Okinawa pada Sabtu (6/12), kata Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi.

Dilaporkan Kyodo, Koizumi menyebut insiden tersebut "berbahaya dan sangat disesalkan" dalam konferensi pers yang digelar tergesa-gesa pada Minggu (7/12) dini hari di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara kedua negara tetangga Asia tersebut. Ia mengatakan Jepang telah mengajukan protes keras dan meminta Tiongkok untuk memastikan hal tersebut tidak terulang.

Ket. Foto: Jet tempur Shenyang J-15 terbang daat parade militer pada perayaan 80 tahun kemenangan atas Jpeang dan berakhirnya Perang Dunia II di Lapangan Tiananmen Beijing pada 3 September 2025. — Sumber: AFP

Pesawat J-15 Tiongkok dari kapal induk Liaoning secara berkala mengunci radar ke jet tempur F-15 Jepang pada dua kesempatan, satu kali sekitar pukul 4.32 sore dan sekali lagi sekitar pukul 6.37 sore, kata Koizumi.

Jepang dan Tiongkok terlibat dalam perselisihan yang meningkat sejak Beijing mengkritik keras jawaban Perdana Menteri Sanae Takaichi terhadap pertanyaan parlemen pada 7 November, di mana ia mengatakan serangan militer terhadap Taiwan dapat menimbulkan "situasi yang mengancam kelangsungan hidup" Jepang.

Pernyataannya ditafsirkan sebagai indikasi bahwa pemerintahnya dapat mengizinkan Pasukan Bela Diri untuk mengambil tindakan dalam mendukung Amerika Serikat jika Tiongkok memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau terlibat dalam bentuk pemaksaan lainnya.

Okinawa terletak dekat dengan Taiwan, sebuah pulau berpemerintahan sendiri yang dianggap Beijing sebagai provinsi pembangkang yang harus dipersatukan kembali dengan daratan, bahkan dengan kekerasan jika perlu. Tiongkok bersikeras bahwa masalah Taiwan murni "urusan internal".

"Niat Tiongkok belum jelas, tetapi jika memang ingin menemukan (pesawat), hal itu tidak perlu dilakukan secara berkala," ujar seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang, dalam jumpa pers setelah Koizumi berbicara.

Berdasarkan jarak antar jet yang dikonfirmasi oleh kementerian, pihak Jepang "tidak melakukan apa pun yang dapat dianggap sebagai provokasi," kata pejabat tersebut.

Pada hari Sabtu, angkatan laut Tiongkok melakukan penerbangan latihan di Samudra Pasifik dari Liaoning setelah kapal tersebut melewati perairan di lepas pantai Prefektur Okinawa, yang mendorong SDF untuk mengerahkan pesawat.

  • Hubungan Jepang-Tiongkok

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.