Misi Rahasia Rupiah: BI dan TNI AL Sisir Perbatasan
Rabu, 06 Agu 2025, 22:55 WIBBANJARMASIN â Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (BI Kalsel) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025 dengan menyasar lima pulau terluar Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 6â12 Agustus 2025 ini menggunakan kapal perang KRI HIU-634 dan membawa uang tunai sebesar Rp6 miliar untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal.
Inisiatif ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kedaulatan rupiah hingga ke pelosok negeri, sekaligus memastikan ketersediaan uang layak edar di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Tak hanya pengedaran uang, ekspedisi ini juga diisi dengan edukasi keuangan, penukaran uang lusuh, serta penguatan literasi mengenai peran strategis rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Melalui kolaborasi dengan TNI AL, BI Kalsel memperkuat sinergi antara stabilitas moneter dan pertahanan wilayah, menunjukkan bahwa distribusi rupiah bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bagian dari misi geopolitik dan nasionalisme.
Gubernur Kalsel Muhidin melepas Tim ERB 2025 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu, dengan tujuan pelayanan ke lima pula terluar, meliputi Pulau Matasiri, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Laut Timur.
âEkspedisi Rupiah bukan sekadar mendistribusikan uang, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keadilan ekonomi dan memperkuat kedaulatan nasional hingga ke pelosok negeri,â kata Muhidin.
Ia menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen negara menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
âKami mendukung misi ini demi pemerataan layanan keuangan, khususnya di daerah kepulauan dan pesisir Kalsel,â ucap Muhidin.
Kepala BI Kalsel Fadjar Majardi mengatakan dalam pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025, BI mengemban tiga misi besar, yakni peredaran uang rupiah, edukasi "Cinta Bangga dan Paham Rupiah", dan pelayanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk negeri.
Fadjar menjabarkan untuk misi peredaran uang rupiah, BI membawa uang tunai senilai Rp6 miliar untuk melayani penukaran uang lusuh dengan uang baru guna memastikan setiap warga negara memiliki akses yang sama terhadap uang kartal rupiah yang berkualitas.
Kemudian misi kedua, edukasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah, BI menghadirkan kegiatan edukasi seperti BI Mengajar, Dongeng Rupiah, dan kunjungan pelajar ke kapal perang TNI AL guna menanamkan nasionalisme dan pemahaman mendalam tentang rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Misi ketiga, kata Fadjar, mendukung akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, BI menghadirkan QRIS Experience dan fasilitas pendaftaran QRIS agar manfaat ekonomi digital dapat merata ke berbagai pelosok.
Sementara itu Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksda TNI Yayan Sofiyan menegaskan bahwa TNI AL mendukung misi besar ini sebagai bagian dari bela negara.
Yayan menjelaskan bahwa rupiah adalah simbol kedaulatan yang harus dijaga, sehingga kolaborasi BI dan TNI AL ini menunjukkan sinergi kekuatan negara guna memastikan rupiah sebagai tuan rumah di seluruh wilayah NKRI.
TNI AL mengerahkan KRI HIU-634, kapal patroli laut yang digunakan mengawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 ini, dan akan menempuh pelayaran sepanjang 503 Nautical Miles menjangkau lima pulau terluar tersebut membawa tim dari BI Kalsel dan TNI AL.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Antrean penukaran uang di Pasar Raya Padang
-
Ekspedisi rupiah berdaulat di Papua Barat dan Papua Barat Daya
-
Pasokan Dalam Negeri Dipastikan Aman Hadapi Lonjakan Permintaan Jelang Lebaran
-
Pertamina dan Hiswana Migas Pastikan Distribusi Elpiji 3 Kg di Ponorogo Lancar Selama Idul Adha
-
Pelatih Fabregas Nilai Como Layak Dapatkan Tiga Poin Ketika Lawatan ke Lazio
-
Dorong Swasembada Pangan, Pemerintah Harus Bantu Petani Hasilkan Panen Padi Berkualitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.