Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Rob Melanda Sejumlah Kawasan Pesisir Tanjungpinang  

📅 Minggu, 07 Des 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Banjir Rob Melanda Sejumlah Kawasan Pesisir Tanjungpinang   Doc: Antara

Tanjungpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan sejumlah kawasan pesisir di daerah itu terdampak banjir rob yang terjadi sejak Sabtu (6/12).

Menurut data BPBD hingga Minggu, wilayah terdampak banjir rob, antara lain Kelurahan Senggarang, Kampung Bugis, Kampung Bulang, Tanjungpinang Kota, Tanjung Unggat, Sei Jang, dan Tanjung Ayun Sakti.

"Tinggi permukaan air berkisar antara 5 hingga 20 cm, setara dengan di atas mata kaki orang dewasa," kata Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang Muhammad Yamin dihubungi, Minggu malam.

Yamin mengatakan berdasarkan surat peringatan dini BMKG, banjir rob dipicu pasang air laut diperkirakan meningkat signifikan hingga 13 Desember 2025.

BPBD telah mensosialisasikan berbagai langkah antisipatif kepada warga pesisir untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir rob.

Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, memperkokoh tiang dan dinding rumah, serta mematikan listrik jika air mulai masuk ke rumah.

Selain itu, warga juga disarankan menyiapkan persediaan makanan, tidak membiarkan anak-anak bermain di air pasang, berhati-hati terhadap hewan berbisa, serta selalu memantau informasi cuaca.

“Jika diperlukan, lakukan evakuasi mandiri atau minta bantuan RT/RW, lurah, atau BPBD ke tempat yang lebih aman,” ujar Yamin.

Dengan langkah antisipatif ini, Yamin berharap masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak banjir rob yang melanda wilayah pesisir Tanjungpinang.

Sementara, Prakirawan BMKG Tanjungpinang Robbi menjelaskan fenomena banjir rob terjadi karena fase Perigee, yaitu jarak terdekat bulan ke bumi, yang bertepatan dengan Bulan Purnama pada 4 Desember 2025.

Kondisi ini meningkatkan potensi pasang maksimum air laut sehingga risiko banjir rob meningkat.

Banjir rob dapat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari bongkar muat di pelabuhan, kegiatan di pemukiman pesisir, tambak garam, hingga sektor perikanan darat.

"Warga diimbau selalu memantau update peringatan dini banjir rob dan informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG," ucap Robbi.

Beberapa wilayah yang dilanda banjir rob, seperti Tanjung Unggat, ketinggian pasang laut mencapai betis orang dewasa dan merendam jalan raya hingga rumah-rumah warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.