Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Mitos atau Fakta? Dokter Bongkar Anggapan Minum Es Bikin Flu saat Musim Hujan

29 Kamis, 29 Okt 2026, 06:35 WIB | Oleh:
Mitos atau Fakta? Dokter Bongkar Anggapan Minum Es Bikin Flu saat Musim Hujan Mitos atau Fakta? Dokter Bongkar Anggapan Minum Es Bikin Flu saat Musim Hujan Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Seorang remaja menikmati es krim jamu di sebuah kafe jamu di salah satu mal Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/6/2024).

JAKARTA - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM, menjelaskan bahwa minum es saat musim hujan bukan penyebab flu, batuk atau pilek.

Sukamto, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu, menjelaskan flu, batuk dan pilek disebabkan oleh virus. Apabila tidak tertular virus, minum es tidak akan membuat seseorang terkena flu.

"Jadi kalau badan sehat, silakan saja minum es. Kalau sedang batuk pilek atau punya alergi saluran napas, sebaiknya dikurangi dulu," tutur Sukamto, yang juga Wakil Ketua I Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

Ketika pada orang yang sehat minum es saat musim hujan tidak menyebabkan flu, Sukamto mengingatkan bahwa pada orang dengan saluran pernapasan sensitif, seperti penderita rinitis alergi atau asma, minuman dingin dapat memicu bersin, hidung tersumbat, hingga batuk. Reaksi tersebut merupakan bentuk iritasi, bukan infeksi.

Pada orang yang memiliki penyakit saluran pernapasan, termasuk asma dan rinitis alergi, dia mengingatkan udara lembap saat musim dingin bisa membuat jamur dan tungau debu rumah berkembang sehingga menyebabkan penyakit kambuh.

Saat hujan, orang lebih banyak berkumpul di dalam ruangan sehingga virus seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan COVID mudah menular.

Selain penyakit pernapasan, Sukamto juga mengingatkan untuk mewaspadai risiko demam berdarah karena genangan air menjadi tempat perkembangan nyamuk, serta penyakit diare dan tifoid jika terjadi banjir.

“BMKG juga sudah mengingatkan bahwa jarak dari awal musim hujan ke puncaknya tahun ini pendek, jadi sebaiknya kita bersiap dari sekarang,” tutur Sukamto, Dosen tetap di Divisi Alergi Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Cegah penyakit saat musim hujan

Peralihan dari musim kemarau menjadi musim hujan adalah masa yang rawan, apalagi kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang.

"Selama berbulan-bulan saluran napas kita terpapar udara kering, debu, dan polusi, jadi pertahanannya sudah agak terganggu. Lalu hujan datang, suhu dan kelembapan berubah cepat, dan tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri,” ujar dosen tetap di Divisi Alergi Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Langkah pencegahan penyakit saat musim hujan dapat dilakukan mulai dari hal sederhana yang mungkin kerap terlupakan, seperti cukup tidur, makan bergizi seimbang dengan sayur dan buah, minum air yang cukup, dan tetap aktif bergerak.

Selain itu, biasakan mencuci tangan serta menggunakan masker ketika mengalami batuk dan pilek atau berada di tempat ramai.

Di rumah, jalankan 3M Plus (menguras, menutup dan mengubur) supaya tidak ada sarang nyamuk, dan jaga ventilasi supaya ruangan tidak lembap.

Mengenai suplemen vitamin, menurut Sukamto, jika pola makan sudah baik maka seseorang tidak perlu mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi. Dia mengingatkan bahwa vitamin tidak bisa menggantikan pola hidup sehat dan vaksin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.