Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Stabilitas, Satgas Pangan Polres Serang Turun ke Pasar Awasi Harga Beras

📅 Jumat, 05 Des 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Demi Stabilitas, Satgas Pangan Polres Serang Turun ke Pasar Awasi Harga Beras Doc: ANTARA/HO-Polres Serang
Ket. Petugas saat melakukan pemantauan pengawasan harga dan ketersediaan beras di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (4/12).

SERANG - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Serang, Banten melakukan inspeksi ke sejumlah pasar tradisional di Ciruas dan Pontang untuk memastikan harga beras tetap stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah pelanggaran HET dan praktik curang di tingkat pedagang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES, di Serang, Kamis, mengatakan pemantauan yang dilakukan di Ciruas dan Pontang ini bertujuan memastikan pedagang mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Kami turun langsung ke lapangan mengecek toko-toko beras untuk memastikan harga sesuai ketentuan dan tidak ada pelanggaran HET," ujar Andi.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Tim Satgas Pangan yang dipimpin Kanit Tipidter Ipda Sanggrayugo memeriksa stok, alur distribusi, hingga kesesuaian timbangan di tingkat pengecer.

Andi mengungkapkan, berdasarkan hasil pengecekan, harga beras di pasaran masih relatif stabil. Beras premium dijual dikisaran Rp14.000 hingga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.

"Sejauh ini harga masih sesuai HET. Kami juga memberikan peringatan keras kepada pedagang agar tidak melakukan praktik curang seperti mengurangi timbangan atau mencampur (mengoplos) kualitas beras demi keuntungan pribadi," tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan di pasar tradisional akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat.

"Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan. Jika ditemukan adanya manipulasi harga atau penimbunan, kami tidak segan mengambil tindakan tegas," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.