Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siklon Tropis

📅 Kamis, 04 Des 2025, 07:25 WIB | Oleh:
Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siklon Tropis Doc: dok
Ket. Bencana longsor di Cilacap, Jateng, beberapa waktu lalu

CILACAP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi siklon tropis di selatan Indonesia melalui penguatan sistem peringatan dini, koordinasi lintas lembaga, serta edukasi dan pelibatan aktif masyarakat dalam mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Taryo, di Cilacap, Kamis (4/12), mengatakan pemerintah pusat dan daerah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak siklon tropis dengan memperbarui informasi cuaca, meningkatkan akurasi pemodelan, serta menyampaikan peringatan dini secara berkala kepada masyarakat.

Di sisi lain, kata dia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memberikan informasi cuaca serta iklim yang ditindaklanjuti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota melalui surat edaran agar masyarakat dapat merespons secara cepat dan tepat.

“Pemerintah pusat juga beberapa kali melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi hujan ekstrem, termasuk saat terjadi longsor di Cilacap dan Banjarnegara,” katanya.

Di tingkat daerah, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap telah menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana hidrometeorologi pada 2 Oktober 2025 dan apel kesiapsiagaan pada 4 November 2025.

Selain itu, rencana kontingensi spesifik telah disiapkan, mencakup lokasi dan kapasitas shelter, jalur evakuasi, serta simulasi lapangan berkala.

“Infrastruktur vital seperti drainase, tanggul, bendungan, listrik, dan komunikasi juga kami pastikan dalam kondisi baik, termasuk mitigasi bila terjadi kegagalan fungsi alat,” katanya.

Ia mengatakan kesiapsiagaan tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat, sehingga Pemkab Cilacap sepanjang 1 Januari hingga 30 November 2025 telah melaksanakan sosialisasi mitigasi multiancaman bencana dan simulasi evakuasi bagi 49.291 warga.

Selain itu, kata dia, pembentukan desa tangguh bencana (destana) juga terus dilakukan dan hingga kini telah terbentuk 55 destana di Cilacap, termasuk satu destana baru yang berfokus pada penanganan longsor di Desa Malabar, Kecamatan Wanareja.

Melalui destana, lanjut dia, masyarakat dibekali kemampuan mengenali bahaya dan mengantisipasinya secara mandiri.

“Pemerintah desa juga didorong menggunakan APBDes untuk kegiatan penanggulangan bencana,” katanya.

Untuk menciptakan kewaspadaan tanpa kepanikan, kata dia, BPBD menyampaikan informasi melalui saluran resmi seperti surat edaran, website, media sosial, hingga forum RT/RW.

Menurut dia, informasi tersebut disusun dengan bahasa yang jelas, kredibel, dan tidak hiperbolis.

Selain itu, masyarakat juga diedukasi agar selalu memeriksa kebenaran informasi bencana dan mengacu pada sumber resmi seperti BMKG, Badan Geologi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.