ADB Gelontorkan Rp4,99 Triliun! Jalan Tangguh Bencana di Selatan Jawa Siap Jadi Game Changer
Rabu, 03 Des 2025, 20:05 WIBJAKARTA â Mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa menjadi agenda strategis untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antara pesisir utara dan selatan.
Selama ini, aktivitas industri, perdagangan, dan logistik sebagian besar terpusat di koridor utara, sehingga wilayah selatan tertinggal dalam hal infrastruktur, konektivitas, dan akses pasar.
Penguatan ekonomi selatan Jawaâmelalui pembangunan jalur transportasi, peningkatan kawasan wisata, pengembangan sentra pertanian dan perikanan, serta investasi industri baruâakan membuka peluang kerja, menurunkan biaya logistik, dan memperluas basis ekonomi nasional.
Selain itu, distribusi pertumbuhan yang lebih merata dapat menciptakan struktur ekonomi yang lebih resilien, mengurangi urbanisasi berlebihan ke kota besar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman senilai 300 juta dolar AS atau sekitar Rp4,99 triliun untuk pembangunan jalan tangguh bencana sepanjang sekitar 72 kilometer di pesisir selatan Pulau Jawa.
Proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa.
âProyek jalan ini akan mengatasi kesenjangan infrastruktur kritis antara koridor utara Jawa yang sudah berkembang dengan wilayah selatan Jawa,â kata Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu (3/12).
Proyek Trans Jawa Selatan-Selatan atau Trans South-South Java Road ini akan memperbaiki jalan tanah sempit yang ada dan menyambungkannya secara menyeluruh.
Saat ini, perjalanan dari kawasan pertanian di Kabupaten Jember menuju Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memakan waktu hingga delapan jam.
Dengan adanya jalan baru, waktu tempuh diperkirakan berkurang sekitar dua jam, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pasar, layanan pendidikan, dan peluang ekonomi.
Alimov menambahkan, desain jalan akan mengintegrasikan solusi biorekayasa dan ketangguhan iklim agar mampu menghadapi cuaca ekstrem sekaligus memperkuat konektivitas nasional dan perdesaan.
Menurut Alimov, langkah adaptasi perubahan iklim yang diterapkan mencakup peningkatan kapasitas struktur hidraulis untuk mengurangi risiko banjir, perlindungan lereng dengan solusi berbasis alam, serta pembangunan jembatan tangguh iklim yang dapat digunakan saat terjadi peristiwa cuaca ekstrem.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Kesepakatan Paris.
Alimov menyebut proyek tersebut juga mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025â2045 dan strategi kemitraan negara ADB untuk Indonesia 2025â2029.
Selain memperkuat daya saing, pembangunan jalan ini diharapkan menyeimbangkan perkembangan ekonomi antara wilayah utara-tengah Jawa yang sudah terkoneksi baik dengan pesisir selatan yang akses jalannya masih terbatas.
ADB juga menekankan aspek kesetaraan gender melalui alokasi minimal 10 persen pekerjaan konstruksi terampil bagi perempuan.
Program keselamatan jalan akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas, serta dilengkapi dengan edukasi masyarakat mengenai penggunaan jalan secara aman.
Pencegahan kekerasan berbasis gender dan perdagangan orang akan diintegrasikan dalam pelaksanaan proyek, demikian ADB dalam pernyataannya.
- Asia Development Bank (ADB)
- pesisir selatan Pulau Jawa
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dinas Pertanian Cirebon Fasilitasi Budidaya Sorgum untuk Diversifikasi Pangan
-
Situs Sejarah Goa Jepang di Palembang Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru
-
Kapolri Tinjau Personel dan Sarpras Polda DIY: Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana
-
BMKG: Waspadai Banjir Rob di Pesisir NTT pada 21–23 Januari 2026
-
ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Negara-negara Berkembang di Asia dan Pasifik
-
Imbauan untuk Warga Manggarai Barat untuk Mewaspadai Pasang Laut
-
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Tapanuli Selatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.