Stok Pangan Surplus, BBM Dipastikan Cukup: Pemda DIY Siap Sambut Nataru 2025
Selasa, 02 Des 2025, 16:55 WIBYOGYAKARTA - Pemerintah Daerah DIY menegaskan bahwa seluruh persiapan menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai lembaga vertikal. Hal tersebut disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (01/12). Dalam kesempatan itu, turut dibahas kesiapan daerah menghadapi potensi tingginya mobilitas warga serta penyesuaian anggaran menjelang pembagian DIPA 2026.
"Kalau kami kan setiap tahun ada rapat juga, untuk koordinasi Nataru. Materinya sudah masuk, tinggal nunggu ini kan ada pembagian DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2026 jadi kami sepakat minggu depan," ujar Sri Sultan.
Sultan menjelaskan bahwa pola koordinasi tersebut menjadi langkah rutin setiap tahun untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama libur akhir tahun. Tidak ada arahan khusus dari Mendagri, namun setiap instansi diminta memperkuat kesiapan masing-masing. âYa seperti biasa setiap tahun persiapan masing-masing kelembagaan vertikal untuk menangani tahun baru sama natal,â jelasnya.
Ia menekankan bahwa ketersediaan kebutuhan pokok, terutama bahan bakar dan beras, menjadi perhatian utama Pemda DIY. "Memastikan kebutuhan BBM, beras dan sebagainya tercukupi. Kira-kira ada yang defisit tidak," ujarnya.
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, turut memastikan bahwa seluruh sektor yang mendukung pelaksanaan Nataruâmulai dari transportasi, posko siaga, hingga kebutuhan panganâtelah dipetakan dan berada dalam kondisi aman. âDari sisi transportasi, dari sisi posko-posko, dari sisi ketersediaan bahan pangan pokok juga kami semua sudah siap, dan pada prinsipnya kita siap, aman, tinggal kemudian bagaimana nanti implementasinya di lapangan saja,â tutur Ni Made.
Terkait kemungkinan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur, ia merujuk pada data tahun sebelumnya. âKalau dulu itu dari Dishub ada sembilan jutaan,â terangnya.
Dalam hal ketahanan pangan, Ni Made menegaskan bahwa stok DIY sangat mencukupi. Ia bahkan menunjukkan data neraca pangan sebagai bukti ketersediaan yang aman. âOh iya, kita aman. Sangat-sangat aman. Ini bisa kita lihat dari neraca ini contohnya. Kalau kita bisa baca, mau difoto silakan,â ujarnya.
Menurutnya, kecukupan pangan tersebut tidak bergantung pada kondisi cuaca jangka pendek karena pasokan telah disiapkan sejak jauh hari. Logistik disimpan di berbagai titik, mulai dari gudang pemerintah, Bulog, hingga kelompok tani.
Ia juga mengingatkan bahwa pada 11 November lalu, Pemda DIY menggelar rapat TPID yang dipimpin langsung oleh Gubernur untuk memetakan kebutuhan bahan pangan pokok. Dari hasil identifikasi tersebut, wilayah DIY dipastikan berada dalam kondisi sangat surplus.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Trump Ancam Pecat Ketua The Fed
-
ASDP Kembangkan Pelabuhan Tanjung Uban Kepri untuk Tingkatkan Konektivitas Maritim
-
IHSG Hari Ini Melemah, Pasar "Wait and See" Sentimen Positif Global-Domestik
-
Mencekam! Jepang Diguncang Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 Derajat Celsius Lima Hari Beruntun
-
Skandal Daycare: 13 Tersangka Diringkus, Sultan Heran Pengasuh Perempuan Jadi Pelaku Kekerasan
-
Selepas Libur Panjang, Harga BBM di SPBU Masih Bertahan Stabil.
-
Seri Jadi 1-1! Tiga Pemain Asing Ini Menggila, Satria Muda Gagalkan Dominasi Bogor Hornbills
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.