Red Bull Minta Maaf Setelah Kritik Mereka Berujung Ancaman Pembunuhan untuk Antonelli
Selasa, 02 Des 2025, 08:52 WIBDOHA, QATAR â Tim Red Bull Formula 1, Selasa (2/12) menyampaikan penyesalan mendalam setelah komentar mereka terhadap Kimi Antonelli memicu serangan daring hingga ancaman pembunuhan kepada pembalap muda Mercedes tersebut, menyusul balapan GP Qatar.
Insiden bermula ketika Lando Norris dari McLaren terjebak di belakang Antonelli. Pada lap terakhir, pembalap remaja itu melebar di tikungan sehingga Norris bisa menyalip dan merebut posisi keempat serta tambahan dua poin krusial.
âTidak tahu apa yang terjadi dengan Antonelli, Max. Sepertinya dia menyingkir dan membiarkan Norris lewat,â ujar Gianpiero âGPâ Lambiase, race engineer Max Verstappen, melalui radio yang terdengar dalam siaran televisi.
Penasihat Red Bull, Helmut Marko, kemudian menambahkan bahwa pembalap berusia 19 tahun itu âseolah melambaikanâ Norris untuk lewat.
Tak lama setelah balapan, foto profil Instagram Antonelli berubah menjadi hitam. Mercedes mengungkap bahwa serangan komentar di akun-akun media sosial Antonelli meningkat â1.100 persenâ dibanding biasanya pada hari balapan. Media Inggris melaporkan bahwa beberapa komentar berisi ancaman pembunuhan, sementara 330 komentar lain dikategorikan âberbahaya atau mencurigakanâ.
Pada hari Senin, Red Bull mengeluarkan pernyataan resmi yang mengakui bahwa rekaman ulang menunjukkan Antonelli sempat kehilangan kendali mobilnya, membuat Norris dapat menyalip.
âKami sungguh menyesal bahwa hal ini berujung pada pelecehan daring terhadap Antonelli,â tulis Red Bull.
Mercedes menyampaikan bahwa Lambiase telah meminta maaf langsung kepada Toto Wolff.
âSaya sudah bicara dengan GP,â ujar Wolff. âSaya melihatnya dan, jelas, ia sedang emosional. Ia mengatakan bahwa ia tidak melihat situasi sebenarnya.â
Menjelang seri penutup di Abu Dhabi, Norris unggul 12 poin dari Verstappen. Jika Verstappen menang, Norris masih bisa mengunci gelar dengan finis ketiga. Tanpa dua poin tambahan itu, sang pembalap McLaren harus finis kedua untuk memastikan gelar.
âKami sedang berjuang memperebutkan posisi kedua di klasemen konstruktor, itu penting bagi kami,â tegas Wolff. âKimi sedang bertarung untuk posisi podium. Bagaimana mungkin ada yang berpikir kami sengaja melakukan itu?
âKenapa kami harus mencampuri perebutan gelar pembalap? Anda benar-benar perlu bertanya pada diri sendiri apakah Anda sedang melihat kenyataan atau cuma melihat bayangan.â
- Formula 1
- Tim Red Bull Racing
- Andrea Kimi Antonelli
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini
-
Kemensos: 4.000 Ketua RT di Jakarta Pusat Disiapkan untuk Jadi Agen Perlindungan Sosial
-
Wisata Bromo Dibuka Kembali, Polres Probolinggo Patroli Cegah Karhutla
-
Memperluas Akses ARV bagi 167 Pasien HIV Usia Produktif
-
Samsat Keliling Buka di 14 Wilayah Jadetabek Senin Ini, Cek Lokasinya!
-
BMKG: Curah Hujan Akan Berangsur Turun pada September hingga Oktober 2026
-
Bek Real Madrid Raul Asencio Jalani Operasi, Absen hingga Empat Bulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.