Untuk Bantu Tanggap Darurat Polri Kirim Personel ke Sumut, Aceh, dan Sumbar. Kok Baru Sekarang

Senin, 01 Des 2025, 14:19 WIB

JAKARTA –Untuk membantu operasi penanganan banjir bandang dan longsor di Sumut, Aceh, dan Sumbar, Polri mengerahkan pasukan tanggap bencana. Ini sebagai respons cepat untuk membantu menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi tersebut. Kalau dikatakan respons cepat, mungkin lain kali perlu lebih cepat lagi karena ini sudah beberapa hari.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mako Kepolisian Udara, Tangerang Selatan, Banten, Senin, menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi. "Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya," katanya.

Ket. Foto: bencana dahsyat — Sumber: ist

Jumlah keseluruhan pasukan yang akan diberangkatkan sebanyak 497 personel, terdiri atas Brimob, Sabhara, operator K-9, DVI, tim trauma healing, Inafis, serta personel Divisi Humas Polri. Seluruhnya akan diberangkatkan secara bertahap. Pada hari ini, Polri memberangkatkan 200 personel ke wilayah Sumut dan Sumbar.

"Kita memberangkatkan tahap satu, 200 personel dulu hari ini. Yang pertama di Medan, Sumut, maupun Sumbar. Untuk Aceh, nanti kami siapkan berikutnya," kata Dedi. Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 14.00 WIB.

Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Komisaris Besar Polisi Monang untuk sektor Sumut, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendrick Situmorang untuk sektor Sumbar, dan Komisaris Besar Polisi Aditya sebagai unsur cadangan strategi apabila terjadi eskalasi.

Sementara itu, unsur pengendali Baharkam Polri juga diperkuat dengan penempatan Komisaris Besar Polisi Gatot Aris Purbaya di Sumut, Komisaris Besar Polisi Gun Heriadi di Aceh, dan Komisaris Besar Polisi Slamet Hermawan di Sumbar. Kepada para personel yang akan bertugas, Wakapolri berpesan agar operasi kemanusiaan ini dilaksanakan secara sigap dan disiplin.

"Di sana rekan-rekan harus betul-betul langsung siap bekerja. Mindset-nya itu. Rekan-rekan siap menghadapi situasi yang benar-benar sulit dan tidak ada rekan-rekan di sana justru minta tolong pasukan yang ada di sana. Justru rekan-rekan hadir di sana untuk membantu memberikan pertolongan, membantu masyarakat yang susah," ucapnya.

Jenderal polisi bintang tiga itu juga berpesan agar para personel dalam bekerja berkolaborasi dengan instansi terkait, seperti TNI, Basarnas, BNPB maupun BPBD, hingga masyarakat. "Kita bekerja kolaborasi dan sinergi. Kerja gotong royong. Tidak bisa kita kerja sendiri," ujarnya. Pada kesempatan itu, Dedi bersama pejabat utama Mabes Polri juga mengecek langsung kesiapan peralatan pasukan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.