Tiongkok Uji Coba Meriam Laser dari Kapal Ro-Ro Sipil

Minggu, 30 Nov 2025, 05:53 WIB

BEIJING - Tiongkok tampaknya memperluas eksperimennya dengan senjata energi terarah di laut, setelah gambar baru yang beredar di media sosial Tiongkok menunjukkan sistem laser LY-1 dipasang di dek terbuka kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) sipil.

Foto-foto tersebut menggambarkan kendaraan pengangkut yang disamarkan diikat ke dek kapal dengan rantai berat, di atasnya terdapat menara elektro-optik besar yang menampung laser.

Ket. Foto: Dalam skenario invasi Taiwan, Tiongkok perlu mengerahkan puluhan kapal kargo sipil untuk melengkapi transportasi militernya. Kapal Ro-Ro yang dilengkapi laser dapat bertindak sebagai simpul pertahanan bergerak, mencegah drone menyerang kapal angkut. — Sumber: Istimewa

Dari Defence Blog, meskipun Beijing belum merilis komentar resmi apa pun, pilihan kapal transportasi komersial untuk memasang, memindahkan, atau berpotensi mengoperasikan sistem senjata laser menimbulkan pertanyaan di kalangan analis.

Kapal Ro-Ro—kapal kargo sipil yang dirancang untuk memindahkan kendaraan melalui jalur landai, alih-alih derek—memiliki dek yang besar dan datar, sehingga cocok untuk mengangkut peralatan militer berat selama uji coba atau transportasi militer. Tiongkok semakin mengandalkan kapal-kapal ini sebagai platform tambahan dalam latihan amfibi.

LY-1 adalah sistem energi terarah yang dirancang untuk melumpuhkan ancaman udara kecil dan bertanda rendah, termasuk drone, helikopter ringan, atau amunisi yang berkeliaran. Dengan menembakkan sinar laser terkonsentrasi, sistem ini dapat membakar sensor, meledakkan hulu ledak, atau memaksa drone jatuh. Bagi pasukan amfibi, yang menghadapi kerentanan yang semakin meningkat terhadap sistem udara nirawak, laser yang dipasang di kapal menawarkan metode yang senyap, berbiaya rendah, dan cepat untuk mencegat ancaman dari atas.

Keputusan Tiongkok untuk memasang sistem ini pada kapal Ro-Ro menunjukkan konsep operasi yang lebih luas. Negara ini telah menempatkan penekanan yang sangat besar pada persiapan pendaratan maritim skala besar, dengan skenario yang paling mungkin adalah invasi Taiwan. Dalam kampanye semacam itu, Tiongkok perlu mengerahkan puluhan kapal kargo sipil untuk melengkapi armada transportasi militernya. Melindungi kapal-kapal ini dari serangan pesawat tak berawak sangatlah penting. Kapal Ro-Ro yang dilengkapi laser dapat bertindak sebagai simpul pertahanan bergerak, mencegah sistem nirawak kecil menyerang kapal angkut atau kapal pendarat yang rentan.

Pengujian pada kapal sipil juga memungkinkan para insinyur untuk mengevaluasi stabilitas, getaran, visibilitas, dan sudut tembak dalam kondisi maritim yang sesungguhnya. Laser sensitif terhadap variabel atmosfer seperti kelembapan, semburan air laut, dan gerakan kapal. Memastikan sistem dapat mengunci dan melacak target saat kapal berlayar di perairan terbuka merupakan langkah krusial sebelum integrasi operasional apa pun.

Tiongkok telah berulang kali menunjukkan kesediaannya untuk menggunakan aset maritim sipil sebagai pengganda kekuatan. Selama dekade terakhir, kapal feri komersial dan kapal Ro-Ro Tiongkok telah berpartisipasi dalam latihan pendaratan di pantai, latihan pengangkutan pasukan, dan operasi dukungan logistik. Beberapa kapal telah dimodifikasi secara struktural untuk menangani kendaraan militer yang lebih berat. Penambahan senjata berenergi terarah ke platform semacam itu akan menjadi langkah selanjutnya dalam menggabungkan infrastruktur sipil dengan kapabilitas militer.

  • Invasi Taiwan

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.