Status Tanggap Darurat! Banjir Meluas di Solok, 224 Rumah Terendam

Jumat, 28 Nov 2025, 03:00 WIB

BANDUNG - Sebanyak 3.362 warga Kota Solok, Sumatera Barat terdampak banjir setelah Sungai Batang Lembang dan Batang Gawan meluap akibat hujan yang mengguyur wilayah itu selama 24 jam. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ratusan rumah terendam dan evakuasi masih berlangsung seiring debit air yang terus meningkat.

Ket. Foto: Warga korban banjir di Kota Solok, Sumatera Barat dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas gabungan, Kamis (27/11). — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Solok

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jawa Barat itu memaparkan bahwa dua sungai tersebut meluap setelah 24 jam terakhir hujan mengguyur wilayah Sumatera Barat, dan banjir kiriman dari daerah tetangga memperburuk kondisi di Kota Solok.

"Pendataan sementara mencatat 598 kepala keluarga atau 3.362 jiwa terdampak, dengan 224 rumah terendam," kata dia.

BNPB mengkonfirmasi ribuan orang tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kecamatan Tanjung Harapan yang mencakup Kelurahan Koto Panjang dan Nan Balimo. Kemudian Kecamatan Lubuk Sikarah yang meliputi Kelurahan Kampai Tabu Karambia, IX Korong, Aro IV Korong, Sinapa Piliang, VI Suku, dan Tanah Garam.

"Debit air dilaporkan masih meningkat dan kembali meluap ke permukiman warga. Tim BPBD Kota Solok terus melakukan evakuasi warga ke lokasi aman," kata dia menambahkan.

Abdul mengungkapkan bahwa atas peristiwa tersebut
Wali Kota Solok menetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, yang memungkinkan adanya penebalan distribusi bantuan logistik - upaya pencarian dan pertolongan korban bencana dari pusat dan pemerintah daerah.

Data yang diterima BNPB mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan warga antara lain sembako, makanan siap saji, velbed, selimut, bantal, jaket, paket keluarga, alat kebersihan, tenda pengungsian, mesin penyedot air, dan perahu evakuasi.

"Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center BNPB di nomor 117," kata dia.

  • banjir
  • sumatera barat
  • kota solok
  • sumbar
  • status tanggap darurat

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.