• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Daftar Film Lokal Peraih P...

Daftar Film Lokal Peraih Piala Citra Terbanyak Sepanjang Sejarah

Jumat, 28 Nov 2025, 06:00 WIB

JAKARTA - Industri film Indonesia telah melewati perjalanan panjang dalam memberikan apresiasi kepada insan perfilman lewat Piala Citra, penghargaan bergengsi yang pertama kali diberikan pada FFI 1955. Hingga kini, Piala Citra masih menjadi ukuran tertinggi dalam menilai kualitas karya, mulai dari film, aktor, sutradara, hingga kru yang bekerja di belakang layar. Selama puluhan tahun, ajang ini menjadi saksi bagaimana perfilman nasional berkembang dari era klasik menuju era modern. Beberapa film bahkan berhasil mencetak rekor dengan raihan piala terbanyak dalam sejarahnya. Berikut daftar karya lokal yang mencatat pencapaian tersebut.

1. Penyalin Cahaya – 12 Piala Citra
Film “Penyalin Cahaya” (2021) menjadi pemegang rekor Piala Citra terbanyak setelah menyapu 12 kemenangan dari 17 nominasi. Karya Wregas Bhanuteja ini menyoroti perjuangan Suryani, diperankan Shenina Cinnamon, seorang mahasiswi yang mencari kebenaran atas tindakan pelecehan yang menimpanya. Perpaduan isu sosial penting, penceritaan yang kuat, serta penyutradaraan matang membuat film ini mendominasi FFI 2021, termasuk meraih penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik.

Ket. Foto: Film 'Penyalin Cahaya' (2021) garapan Wregas Bhanuteja. — Sumber: VOI

2. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak – 10 Piala Citra
Film garapan Mouly Surya ini menjadi salah satu karya yang paling banyak dibicarakan di era modern. Mengangkat kisah Marlina, perempuan yang melawan pelecehan dan kemudian terlibat dalam pelarian penuh tensi, film ini mengantongi 10 Piala Citra dari 14 nominasi pada FFI 2018. Prestasi tersebut juga menempatkannya di atas film klasik “Ibunda”.

3. Ibunda – 9 Piala Citra
Dirilis pada 1986, “Ibunda” karya Teguh Karya menjadi salah satu film klasik Indonesia yang paling dihormati. Film ini meraih sembilan Piala Citra, termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik. Penampilan Tuti Indra Malaon sebagai pemeran utama perempuan turut diganjar penghargaan berkat aktingnya yang emosional dan kuat.

4. Tjoet Nja’ Dhien – 8 Piala Citra
Karya Eros Djarot ini dianggap sebagai salah satu mahakarya perfilman Indonesia. Mengisahkan pahlawan asal Aceh, film tersebut meraih delapan Piala Citra dan menjadi salah satu pencapaian terbesar Christine Hakim yang kembali membawa pulang penghargaan melalui perannya sebagai tokoh utama.

5. Pacar Ketinggalan Kereta – 8 Piala Citra
Film Teguh Karya lainnya, “Pacar Ketinggalan Kereta”, menonjol berkat jajaran pemain yang solid seperti Rachmat Hidayat dan Tuti Indra Malaon. Ceritanya yang rapi dan kualitas produksi yang kuat mengantarkan film ini meraih delapan Piala Citra dan menegaskan reputasi Teguh Karya sebagai sineas penting Indonesia.

6. Kucumbu Tubuh Indahku – 8 Piala Citra
Film karya Garin Nugroho ini sempat memicu kontroversi namun justru mendapat pengakuan di FFI 2019. “Kucumbu Tubuh Indahku” memenangkan delapan Piala Citra, termasuk Film Terbaik. Selain sukses di dalam negeri, film ini juga menoreh pencapaian internasional dengan masuk nominasi di Asia Pacific Film Awards dan Venice Independent Film Critic.

Daftar tersebut menunjukkan bagaimana karya-karya terbaik Indonesia tidak hanya kuat secara artistik, tetapi juga mencerminkan keberanian pembuat film dalam mengangkat isu sosial, budaya, dan sejarah bangsa.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.