Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Purbaya Desak Lulusan SMK Masuk Magang Nasional: “Mereka Juga Harus Dapat Kesempatan!”

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Menkeu Purbaya Desak Lulusan SMK Masuk Magang Nasional: “Mereka Juga Harus Dapat Kesempatan!” Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/11).

JAKARTA - Menteri Keuangan (Meneku) Purbaya Yudhi Sadewa mendorong agar lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) turut dilibatkan dalam Program Magang Nasional. 

Ia menilai serapan tenaga kerja bagi lulusan SMK belum mendapat perhatian memadai, sehingga perlu langkah kebijakan yang lebih inklusif dan didukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

“Nanti kami akan coba usulkan ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk memikirkan yang lulusan SMK,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.

Purbaya mengatakan lulusan SMK perlu menjadi salah satu sumber suplai tenaga kerja yang perlu mendapat perhatian. Sejauh ini, perhatian pemangku kebijakan terkait serapan tenaga kerja lebih banyak berfokus pada lulusan vokasi atau perguruan tinggi.

Namun, lanjutnya, hal penting yang lebih mendasar adalah penciptaan lapangan kerja untuk lulusan SMK. Artinya, perhatian tidak hanya dipusatkan pada sisi suplai, tetapi juga dari sisi permintaan (demand).

Ia mengatakan perbaikan dari sisi permintaan harus didukung oleh kinerja perekonomian yang memadai.

“Kalau ekonomi tumbuhnya kayak sekarang, ya susah. Tapi kalau ke depan, saya pikir lulusan SMK juga akan segera dapat kerjaan dengan lebih mudah dibanding sekarang,” ujar dia.

Purbaya menolak anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi pada level 5 persen menjadi angka yang paling optimal bagi Indonesia. Menurut dia, agar bisa menyerap tenaga kerja yang masuk ke usia kerja dengan optimal, pertumbuhan ekonomi harus dijaga pada level 6-7 persen.

Untuk itu, ia mengatakan berharap berbagai program yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi ke level yang diharapkan.

“Kami harap dengan program-program yang dijalankan oleh Presiden Prabowo dalam perbaikan investasi dan optimalisasi belanja pemerintah, optimalisasi manajemen fiskal dan moneter, harusnya kita bisa lebih baik lagi,” katanya.

Program Magang Nasional 2025 menyasar lulusan perguruan tinggi dengan target mencapai 100.000 peserta.

Kementerian Ketenagakerjaan telah membuka pelaksanaan Magang Nasional tahap III untuk memenuhi target peserta, setelah sebelumnya menyerap sekitar 80 ribu lulusan pada tahap I dan II.

Pembukaan Magang Nasional tahap III melalui platform MagangHub akan ditargetkan berlangsung pada 15 Desember 2025, sedangkan perusahaan dan instansi pemerintah sudah dapat mengajukan jumlah lowongan yang dibuka. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.