Bandara Minangkabau Ambil Langkah Cepat Atasi Gangguan Akses Akibat Banjir Batang Anai

Kamis, 27 Nov 2025, 19:46 WIB

Otoritas Bandara International Minangkabau (BIM) di Padang Panjang Sumatera Barat melakukan berbagai upaya meminimalisasi dampak gangguan akses jalan dari arah Kota Padang maupun dari luar kota akibat banjir luapan Sungai Batang Anai, Kamis (27/11/2025).

Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan kondisi operasional bandara masih berjalan normal meski cuaca buruk melanda kawasan Padang Pariaman. Namun gangguan utama justru berasal dari akses jalan yang terputus di beberapa titik.

Ket. Foto: Jalan akses menuju Bandara International Minangkabau (BIM) yang terendam banjir luapan Sungai Batang Anai. Kamis (27/11/2025). — Sumber: Antara Foto

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang hendak melakukan perjalanan udara.

“Kami melaporkan kondisi terkini di Bandara Internasional Minangkabau. Operasional bandara tidak mengalami kendala berarti. Hanya cuaca buruk yang menyebabkan dua penerbangan dialihkan ke Pekanbaru,” ujar Feni.

"Air meluap dari Batang Anai dan mencapai badan jalan dengan ketinggian signifikan. Situasi ini membuat kendaraan sulit melintas dengan aman,” jelasnya.

Selain banjir, gangguan lain juga muncul setelah sebuah pohon tumbang dekat jembatan fly over menuju bandara. Tim gabungan dari InJourney Airports dan Unit PKP-PK segera datang ke lokasi untuk memotong batang pohon agar jalur kembali bisa dilewati pengendara.

Ia menyebutkan tantangan terbesar tetap berada pada akses penumpang dari luar kota yang kini terhambat longsor di beberapa ruas jalan. Petugas masih melakukan pemantauan dan rekayasa jalur agar mobilitas warga tetap berjalan.

“Saat ini masalah utama ada pada akses penumpang dari luar kota karena banyak jalan ditutup akibat longsor,” ujarnya.

Feni menekankan pihak bandara akan terus memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan situasi. Ia meminta masyarakat tetap memantau pengumuman resmi terkait arus transportasi menuju BIM.

“Kondisi air yang terus naik membuat jalur bandara belum dapat dilalui secara normal. Kami akan memberikan informasi lanjutan seiring perkembangan kondisi,” katanya menambahkan.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.