Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Daerah Terdampak

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Daerah Terdampak Doc: Antara
Ket. Rumah warga di Desa di Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa, terlihat perahu warga digunakan sebagai alat transportasi sementara. Genangan air cokelat memenuhi pemukiman setelah hujan deras mengguyur wilayah Mandailing Natal sejak beberapa hari terakhir.

Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara mengirimkan bantuan logistik bagi korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di empat kabupaten/kota di provinsi itu.

Adapun bantuan logistik yang dikirimkan untuk empat kabupaten/kota di Sumut, yakni satu ton minyak goreng, 500 kilogram gula putih, 500 kotak teh celup, 20 ribu bungkus mi instan dan 1.000 kaleng ikan sarden.

"Sudah (dikirimkan, red) di Tapsel (Tapanuli Selatan) tadi, di Tapanuli Tengah dilaporkan pak bupati nelpon secara langsung," kata Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution usai penanaman cabai merah di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Selasa (25/11).

Menurutnya, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda empat kabupaten/kota di Sumut, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Mandailing Natal.

"Di Tapteng (Tapanuli Tengah) ada korban jiwa. Tadi saya sampaikan tolong dimonitor terus kondisinya, utamakan keselamatan masyarakat. Mungkin beberapa hari ke depan saya bisa melihat ke sana," jelas Bobby.

Disebutkannya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan bahwa pada November dan Desember 2025i diperkirakan terjadi intensitas hujan yang sangat tinggi.

Dia pun sudah mengingatkan pada kepala daerah maupun organisasi perangkat daerah di wilayah Sumatera Utara untuk melakukan mitigasi bencana alam agar bisa dilakukan penanganan dan penanggulangan secara dini dan cepat.

Ke depan, Bobby juga meminta kepala daerah dan perangkat daerah harus lebih dahulu tahu potensi bencana di daerahnya masing-masing.

Jika kepala daerah se-Sumatera Utara tahu potensi bencana, maka mitigasi bisa dilakukan secara bersama-sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.