Melalui MIS 2025, Indonesia Siap Tunjukkan Ketangguhan dan Inovasi Manufaktur
Rabu, 26 Nov 2025, 14:35 WIBJAKARTAÂ â Pamerindo Indonesia kembali menyelenggarakan pameran manufaktur terbesar di Asia Tenggara, Manufacturing Indonesia Series (MIS) 2025, yang akan berlangsung pada 3 â 6 Desember mendatang di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.
Memasuki edisi ke-36, pameran tahun ini mengusung tema âBeyond Challenges: Empowering Indonesiaâs Manufacturing Excellence & Resilienceâ, menegaskan peran penting sektor manufaktur Indonesia dalam menjaga ketahanan industri di tengah dinamika global.
Sebagai satu rangkaian dari Manufacturing Series exhibitions, pameran ini akan menghadirkan ekosistem terintegrasi yang mencakup 4 pameran besar lainnya, yaitu Machine Tool Indonesia, Tools & Hardware Indonesia, Industrial Automation Indonesia, dan Production Logistics Indonesia. Ajang ini akan menampilkan berbagai solusi teknologi, mesin industri, otomasi, hingga manufaktur presisi dari 1,076 eksibitor terkemuka dari 29 negara di area pameran seluas lebih dari 36,000 m².
Meysia Stephannie, Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, menyampaikan bahwa Manufacturing Indonesia Series 2025 menjadi refleksi ketangguhan sekaligus bentuk kontribusi nyata Pamerindo dalam memperkuat ekosistem manufaktur melaluiinovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan pelaku industri.
âDi tengah ketidakpastian ekonomi global, industri manufakturIndonesia terus menunjukkan ketangguhannya melalui inovasi, kemampuan beradaptasi, serta kolaborasi lintas sektor. Tahun ini, partisipasi industri nasional kembali menguat dengan hadirnya 36 partisipan baru dari perusahaan manufaktur dalam negeri, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan keikutsertaan pada tahun 2024. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa industri manufaktur tanah air semakin percaya diri dan siap memperluas perannya dalam ekosistem manufaktur global,â katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/11).
Menjawab kebutuhan industri yang terus berevolusi, Manufacturing Indonesia Series 2025 menyoroti akselerasi transformasi digital dan trend inovasi industri, mulai dari penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Cybersecurity dalam sistem industri cerdas, serta pengembangan logam paduan ramah lingkungan (alloy powders)yang mendukung teknologi additive manufacturing seperti 3D printing logam untuk proses produksi yang lebih efisien, presisi, dan berkelanjutan. Â
Selain menjadi etalase inovasi teknologi terkini, pameran ini juga menghadirkan beragam kompetisi interaktif yang dirancang untukmengasah ketangkasan, kreativitas, dan pemahaman teknis para profesional di industri manufaktur.
Program unggulan tersebutmencakup Forklift Hero Competition 2025, Spinning Top Competition 2025, dan yang terbaru HSE Championship, yang tidak hanya menumbuhkan semangat kompetisi tetapi juga menyoroti pentingnya keselamatan, efisiensi, serta kolaborasi di lingkungan kerja manufaktur.
Melengkapi rangkaian pameran, upaya memperkuat wawasan dan kompetensi pelaku industri juga diwujudkan melalui berbagai sesiseminar, konsultasi dan pengembangan pengetahuan, yang mendorong percepatan transformasi digital di sektor manufaktur.
Program-program seperti Kaizen Clinic, Manufacturing Digital Hub, Robopark, INDOESTRI Area, Advanced Manufacturing Connect, dan Automotive Quality Management Hub memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali wawasan baru, berdiskusil angsung dengan pakar industri, dan menemukan solusi inovatifdalam menjawab tantangan manufaktur masa depan.
Sebagai platform utama bagi pelaku industri, Manufacturing Indonesia Series tidak hanya menjadi showcase teknologi dan inovasi unggulan, tetapi juga ruang kolaboratif yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan mulai dari produsen, distributor teknologi manufaktur, hingga asosiasi terkait.
Melalui interaksi dan kemitraan strategis yang terjalin di pameran ini, ekosistem manufaktur Indonesia semakin solid menuju masa depan manufaktur yang lebih tangguh, stabil, dan unggul.
âKami mengundang seluruh pelaku industri untuk berpartisipasi dalam pameran Manufacturing Indonesia Series 2025, bersama memperkuat daya saing, memperluas kolaborasi, dan mewujudkan masa depan manufaktur Indonesia yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing di pasar global,â tutup Meysia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Kemnaker Gandeng TikTok untuk Tingkatkan SDM secara Digital
-
Harga Bensin Sentuh 458 Rupee, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum
-
Event Seru di Jakarta Akhir Pekan 13-14 Juni: Serunya Jakarta Fair 2026 hingga JAKIM
-
Mudik Lancar, PLN Pastikan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Layani Pemudik
-
Data Satelit Menunjukkan Bumi Semakin Terang di Malam Hari
-
53.976 Kendaraan Menuju Jakarta via MBZ Menjelang Puncak arus Balik
-
Industri Plastik Putar Haluan! Diversifikasi Bahan Baku Jadi Kunci Bertahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.