• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gitaris Band Queen Buka Pe...

Gitaris Band Queen Buka Peluang Hadirkan Pertunjukan Hologram Freddie Mercury

Selasa, 25 Nov 2025, 06:00 WIB

JAKARTA - Gitaris legendaris Queen, Sir Brian May, mengisyaratkan kemungkinan menghadirkan konser konsep baru yang menampilkan seluruh personel Queen versi hologram, termasuk mendiang Freddie Mercury dan John Deacon yang telah pensiun sejak 1997. Musisi berusia 78 tahun itu menyebut ide tersebut semakin menarik baginya seiring perkembangan teknologi pertunjukan yang dinilai mampu membawa pengalaman berbeda bagi para penggemar.

Selama ini, Brian May masih aktif tampil bersama Roger Taylor serta Adam Lambert sebagai vokalis. Meski formasi tersebut sukses menghidupkan kembali warisan musik Queen di panggung, May mengakui ada keinginan untuk menghadirkan kembali pengalaman bermusik empat personel asli Queen dalam bentuk baru yang lebih imersif.

Ket. Foto: — Sumber: WTYE

Dalam wawancaranya dengan Big Issue, May mengungkapkan bahwa Freddie Mercury tetap “hidup” melalui karya-karya yang terus didengarkan hingga kini. Ia menilai, secara spiritual, John Deacon – yang sudah meninggalkan dunia hiburan sejak lama – juga masih menjadi bagian dari perjalanan Queen. Perkembangan teknologi pertunjukan, seperti ruang konser futuristik The Sphere di Las Vegas, disebut membuka peluang besar untuk menciptakan pengalaman konser baru yang seolah mengembalikan suasana Queen di masa keemasan mereka.

May mencontohkan bahwa dalam konser Queen selama bertahun-tahun, ia membawakan lagu “Love of My Life” dengan menampilkan Freddie Mercury di layar. Meski sederhana, interaksi tersebut dianggap mampu menyentuh emosi penonton dan memperkuat kehadiran sang vokalis legendaris. Menurutnya, teknologi saat ini memungkinkan pengalaman itu dikembangkan jauh lebih mendalam.

Ia menegaskan bahwa jika konser hologram Queen terwujud, tujuannya bukan sekadar memutar rekaman lama, melainkan menciptakan kembali Queen dalam versi baru seolah band tersebut berkarya di masa kini. Namun, Roger Taylor tampak lebih berhati-hati menanggapi gagasan itu. Meski ia mengaku menikmati pertunjukan hologram grup ABBA dalam “ABBA Voyage”, drummer Queen tersebut merasa teknologi pada saat itu belum sepenuhnya meyakinkan. Namun Taylor juga menilai perkembangan teknologi saat ini bisa membawa konsep tersebut ke level yang lebih realistis.

Wacana konser hologram ini muncul saat Brian May tengah meninjau ulang warisan musik Queen melalui proses rekonstruksi ulang album-album lama. Setelah menggarap ulang “Queen I”, Queen juga tengah mempersiapkan rilisan ulang “Queen II” yang disebut memiliki tingkat kompleksitas tinggi, bahkan melampaui “Bohemian Rhapsody”.

Menariknya, Brian May pernah menyatakan bahwa konser hologram baru seharusnya dipertimbangkan setelah seluruh personel asli Queen sudah tiada. Namun kini, pandangannya tampak mulai berkembang seiring teknologi pertunjukan yang semakin maju.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.