Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuhi Bahan Pangan dari Lahan Sendiri

📅 Senin, 24 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penuhi Bahan Pangan dari Lahan Sendiri Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Ketua Dekranasda Kota Depok Siti Barkah Hasanah

DEPOK – Keterbatasan lahan bukanlah alasan untuk tidak menanam. Justru dari pot kecil, polybag, atau sudut pekarangan, masyarakat bisa membangun kemandirian pangan secara perlahan, namun konsisten. “Mari manfaatkan lahan sekecil apa pun untuk memenuhi kebutuhan pangan,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, yang biasa disapa Cing Ikah, Minggu.

Dia mengajak warga terutama para ibu untuk memanfaatkan lahan dengan kegiatan pertanian. Siti menyatakan gerakan ketahanan pangan tidak harus dimulai dari lahan luas dan peralatan modern. Di Kota Depok, langkah itu justru diawali dari dapur dan pekarangan rumah.

Bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok dan Kontak Tani Nelayan Andalan, Dekranasdamembagikan bibit cabai kepada para ibu yang tergabung dalam PC Muslimat NU dan PC Aisyiyah.Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan menanam cabai serentak di lingkungan rumah masing-masing.

“Memang, arahan Wali Kota, satu rumah satu cabai. Warga harus menanam cabai untuk penguatan pangan keluarga. Cabai kan bahan pokok keluarga. Harganya sering naik turun,” ujar Cing Ikah.

Menurutnya, pemerintah mendorong ibu-ibu yang sehari-hari berkegiatan di dapur untuk menanam cabai sendiri. Harapannya, ketika terjadi kenaikan harga, mereka sudah memiliki stok di rumah masing-masing.

Semangat kebersamaan terasa kuat dalam kegiatan ini. Para ibu tidak hanya menerima bibit, tetapi juga menerima pesan penting bahwa setiap rumah bisa menjadi lumbung kecil bagi keluarganya sendiri.
Dari sinilah gerakan besar ketahanan pangan dimulai. Dari tangan para ibu dan dari tanah sekitar rumah.

Sementara itu, harga cabai rawit merah sekarang di tingkat 49.800 perkilogram. Harga ini dikeluarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional. Sedangkan untuk harga telur ayam ras 31.600 per kg.

Lalu harga bawang merah adalah 42.550 per kg. Bawang putih sebesar 38.900 per kg. Selain itu beras kualitas bawah I di harga 14.400 per kg. Sedangkan beras kualitas bawah II 14.300 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.