Musim Cuaca Ekstrem, Satpolairud Polres Lingga Imbau Keselamatan Pelayaran
Senin, 24 Nov 2025, 16:25 WIBBatam -- Satpolairud Polres Kabupaten Lingga, Polda Kepulauan Riau mengintensifkan imbauan keselamatan pelayaran kepada kelompok nelayan dan pengguna transportasi laut lainnya guna mengantisipasi cuaca ekstrem serta gelombang tinggi.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan mengatakan Kabupaten Lingga merupakan wilayah kepulauan, sehari-hari masyarakat banyak beraktivitas di laut, baik itu nelayan, maupun transportasi antar pulau.
âDalam imbauan kami mengingatkan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, angin kencang dan perubahan cuaca mendadak yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di laut,â kata Pahala dalam keterangannya dikonfirmasi di Batam, Senin.
Personel Satpolairud Polres Lingga mendatangi kampung-kampung nelayan, salah satunya wilayah di Kecamatan Singkep, berdialog dan menyampaikan pesan kamtibmas.
Disampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Kepri pada akhir tahun memasuki puncak musim hujan. Pada puncak musim hujan ini, curah hujan yang turun lebih tinggi dari pada hari biasanya dan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Selain itu, akhir tahun wilayah Kepri memasuki musim angin Utara, di mana gelombang laut lebih tinggi dari biasanya.
Kasatpolairud Polres Lingga Iptu Lundu Erison Sagala mengatakan personelnya memberikan imbauan langsung kepada nelayan agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut.
âKami juga mengingatkan agar nelayan memastikan kondisi kapal dan peralatan keselamatan seperti life jacket, alat komunikasi, serta lampu navigasi selalu dalam keadaan siap,â ujarnya.
Lundu menyampaikan harapannya melalui imbauan ini para nelayan dapat lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas pelayaran dan selalu update informasi prakiraan cuaca dari BMKG Kabupaten Lingga.
Upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem di kabupaten yang dijuluki Bunda Tanah Melayu.
âKegiatan ini merupakan wujud komitmen Satpolairud Polres lingga dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat khususnya nelayan yang beraktivitas di perairan Kabupaten Lingga,â kata Lundu.
Secara geografis 90 persen wilayah Kabupaten Lingga merupakan kawasan laut, sedangkan wilayah daratan hanya 1 persen. Terdiri atas lima kecamatan, memiliki 377 pulau besar dan kecil, dan sekitar 285 pulau di antaranya belum berpenghuni.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Ribuan Warga Lokal Padati Bukit Merese Mandalika di Libur Lebaran
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.