Wamenperin: Kewirausahaan Turut Perkuat Struktur Industri Nasional

Minggu, 23 Nov 2025, 23:26 WIB

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pondasi struktur industri nasional melalui peningkatan jumlah dan kualitas wirausaha industri, khususnya di daerah. Upaya ini dijalankan secara konsisten oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) melalui program pengembangan kompetensi serta peningkatan kapasitas pelaku industri kecil dan menengah (IKM). 

"Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan industri yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global," kata Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di Jakarta, Minggu (23/11).

Ket. Foto: Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza — Sumber: istimewa

Wamenperin menegaskan, wirausaha IKM merupakan bagian penting dari tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. "Kewirausahaan bukan semata-mata soal membuka usaha baru, melainkan tentang menghadirkan perubahan sosial dan ekonomi yang mendorong kemandirian serta produktivitas masyarakat," ungkapnya.

Wamenperin juga menjelaskan bahwa peningkatan tingkat kewirausahaan berdampak langsung terhadap perekonomian daerah. Semakin banyak wirausaha yang tumbuh, semakin luas pula kesempatan kerja yang tercipta, peningkatan pendapatan masyarakat dapat terjadi, dan ekonomi daerah semakin berkembang. 

Berdasarkan data BPS 2024, Indonesia memiliki sekitar 4,4 juta pelaku IKM, yang berkontribusi sebesar 99,8% dari total pelaku usaha nasional. Namun demikian, rasio kewirausahaan masih berada pada kisaran 3,353,47% per Februari 2025. "Angka ini perlu terus didorong untuk mencapai target nasional sebesar 3,6% pada tahun 2029 atau lebih cepat," ujar Faisol.

Wamenperin menyampaikan, penumbuhan wirausaha baru telah menjadi salah satu agenda besar Kemenperin, seiring dengan penguatan kebijakan transformasi industri menuju industri hijau serta percepatan digitalisasi. "Upaya ini diharapkan mampu menciptakan basis industri yang semakin merata di berbagai daerah dan tidak hanya terpusat pada perusahaan besar," imbuhnya.

Dalam rangka mendorong lahirnya wirausaha baru di tingkat daerah, Kemenperin menyelenggarakan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 13 November 2025. Kegiatan ini diikuti sebanyak 120 pelaku IKM dari Pasuruan dan wilayah sekitarnya. 

Jawa Timur sendiri merupakan kontributor terbesar kedua sektor industri pengolahan nasional, dengan kontribusi mencapai 23,79% terhadap total output industri. Di tingkat kabupaten, Pasuruan dikenal sebagai wilayah dengan dominasi industri yang sangat kuat, berkontribusi hingga 60,65% terhadap PDRB. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,67 juta jiwa dan sekitar 70% berada pada usia produktif, Pasuruan memiliki potensi besar untuk pengembangan wirausaha industri.

Faisol menekankan, penumbuhan wirausaha baru tidak hanya bertujuan mendorong masyarakat membuka usaha, tetapi juga membentuk pola pikir kewirausahaan yang kuat. Dengan demikian, pertumbuhan wirausaha yang terjadi bukan hanya dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas untuk mampu bertahan, berkembang, dan berdaya saing.

Beri Pendampingan

Sementara itu, Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menyampaikan, Kemenperin tidak berhenti pada pelatihan teknis, tetapi juga berupaya membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha. Pendampingan diberikan mulai dari proses inkubasi bisnis, penyediaan mesin dan peralatan, sertifikasi produk, dan penguatan literasi keuangan serta digital. 

Selain itu, para pelaku IKM juga memperoleh layanan pengembangan kemasan, fasilitasi terkait Kekayaan Intelektual, serta dukungan untuk penguatan akses pasar maupun pembiayaan. "Seluruh fasilitasi ini dirancang agar wirausaha baru tidak hanya dapat memulai usaha, tetapi dapat tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan sekitar,"ungkap Reni.

Dirjen IKMA menambahkan, penumbuhan wirausaha baru di sektor industri merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat struktur industri dari tingkat daerah. Ia menilai bahwa semakin kuat wirausaha industri yang tumbuh, semakin solid pula rantai pasok nasional, semakin luas lapangan kerja tercipta, dan semakin besar inovasi yang muncul di daerah. "Dalam konteks ini, Kabupaten Pasuruan memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan IKM yang penting," pungkasnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.