Wamen Ekraf: Perguruan Tinggi Kunci Siapkan Talenta Kreatif
Minggu, 23 Nov 2025, 18:20 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan talenta kreatif yang unggul secara teknis dan mampu mengonversi ide menjadi nilai ekonomi.
Guna mewujudkan komitmen pemerintah dalam menyiapkan talenta kreatif, Kementerian Ekraf menjalin kolaborasi dengan Sampoerna University.
âKolaborasi mendorong pengembangan talenta kreatif dan inovasi berbasis budaya. Selain itu, juga menciptakan lapangan kerja berkualitas, menjadikan ekosistem kreatif Indonesia semakin tangguh,â ujar Irene Umar dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (22/11).
Diketahui, Wamen Ekraf Irene Umar melakukan audiensi bersama Sampoerna University di Jakarta, pada Jumat untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri kreatif.
Adapun fokus pembahasan pada pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai kemampuan teknis tetapi juga mampu mengubah ide kreatif berbasis budaya menjadi nilai ekonomi yang nyata.
Sampoerna University memaparkan model pendidikan berstandar internasional yang menekankan hands-on learning, storytelling, dan monetisasi ide kreatif melalui pendekatan from character to commerce, yang bertujuan mengubah karakter dan cerita budaya menjadi produk ekonomi kreatif.
Program Visual Communication Design menjadi penggerak utama, termasuk proyek IP budaya âKatha Rakyatâ yang lahir dari riset folklor dan berhasil menghasilkan pendapatan melalui pameran serta kolaborasi UMKM.
Kementerian Ekraf menekankan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi menjadi kunci lahirnya generasi kreatif yang mampu menciptakan nilai baru bagi perekonomian.
"Tindak lanjut pertemuan ini akan diarahkan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan model kolaborasi yang mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif Indonesia," ujarnya.
Wakil Rektor Bagian Akademik, Surya Danusaputra Liman menyatakan keselarasan visi antara kampus dan Kementerian Ekraf dalam mencetak talenta kreatif yang memahami budaya, narasi, dan pasar, serta kesiapan memperluas kolaborasi melalui riset, produksi konten, hingga program praktik industri.
Diskusi juga menyinggung peluang kerja sama melalui show competition dan light show lintas kementerian di lokasi strategis, termasuk bandara dan destinasi budaya, dengan keterlibatan mahasiswa dalam praktik industri.
Pertukaran pelajar berskala nasional dan internasional turut mendukung riset budaya dan dokumentasi warisan lokal sebagai aset strategis pemerintah. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
KPK Mengambil Hati Para Koruptor, Izinkan Jadi Tahanan Rumah
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, Menlu Sugiono Tegaskan Ekonomi RI Tetap Kuat
-
BMKG: Musim Kemarau Mulai April dan akan Berlangsung Lebih Lama
-
Pasar Murah Gorontalo Bantu Jaga Stabilisasi Harga Pangan
-
Green House Bekasi Perlu Ditiru Daerah Lain
-
Menimbulkan Ketidakpastian Hukum, PAAI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi
-
Pembangunan hunian sementara di Gayo Lues
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.