Program MicroDOTS Resmi Diluncurkan, UMKM Pontianak Kini Dapat Layanan Supermudah
Minggu, 23 Nov 2025, 21:48 WIBPONTIANAK -Â Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meluncurkan Program MicroDOTS untuk pertama kalinya di Pontianak.Â
Kalimantan Barat (Kalbar), menghadirkan lima zona layanan terpadu yang memudahkan pelaku usaha mengurus legalitas, pembiayaan, hingga digitalisasi langsung di ruang publik.
"Pada peluncuran Program MicroDOTS ini, dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, jajaran Kementerian UMKM, OJK, BUMN, serta ratusan pelaku UMKM ini menjadi momentum peluncuran program yang pertama kali kita laksanakan di Kota Pontianak. Sebuah pendekatan layanan langsung di ruang publik yang memadukan pendampingan, pembiayaan, legalitas, hingga digitalisasi dalam satu rangkaian," kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman, saat membuka Jalan Sehat UMKM yang digelar dalam momentum Car Free Day (CFD) Kota Pontianak, Minggu.
Dia memaparkan, banyak keluhan UMKM yang ingin pelayanan dalam berbagai proses perizinan dan pendanaan bisa lebih mudah. "Karena itu, selain pelayanan di kantor, kami turun langsung ke lapangan agar UMKM memperoleh kemudahan secara nyata," ujarnya lagi.
Maman menjelaskan, pada kegiatan yang digelar sepanjang area CFD ini menghadirkan lima zona layanan yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, yaitu:
1. Zona Pembiayaan yang diisi oleh bank-bank Himbara, BPD Kalbar, lembaga pembiayaan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelaku UMKM dapat langsung memeriksa SLIK, berkonsultasi pengajuan KUR, hingga mendapatkan informasi kelayakan pinjaman.
2. Zona Legalisasi Usaha yang menyediakan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, PIRT, dan legalitas usaha lainnya secara langsung (on the spot).
3. Zona Inklusi Disabilitas yang ditujukan bagi pelaku UMKM penyandang disabilitas yang memerlukan pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi usaha.
4. Zona Kemitraan yang membuka ruang kemitraan antara pelaku usaha kecil dengan usaha yang lebih besar.
5. Zona Digitalisasi dan Pemasaran yang berisi pelatihan teknologi digital bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas pemasaran dan daya saing.
"Silakan manfaatkan. Mudah-mudahan zona layanan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu UMKM kita semakin maju," katanya pula.
Pada kesempatan itu, Maman juga menegaskan bahwa sesuai dengan komitmen Presiden untuk memberikan pelayanan terbaik kepada UMKM di seluruh Indonesia. Salah satu kemudahan yang ditegaskan adalah terkait aturan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Pinjaman KUR Rp1 juta sampai Rp100 juta tidak perlu agunan. Ini bukan kata Maman Abdurrahman, tapi aturan. Risikonya sudah dijamin oleh perusahaan penjamin, bukan di bank penyalur lagi," ujarnya lagi.
Ia meminta seluruh perbankan penyalur memastikan pelaksanaan kebijakan tersebut untuk memberikan ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil.
Menteri Maman juga menekankan bahwa layanan yang dihadirkan di CFD ini dirancang agar UMKM tidak merasa tegang saat berhadapan dengan instansi pemerintah maupun perbankan.
"Kami ingin semua layanan pendampingan, pembiayaan, hingga perlindungan UMKM dilakukan dengan suasana santai namun tetap profesional," kata Maman pula.
Maman juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalbar, dan pemerintah kabupaten/kota akan terus berkolaborasi memperluas fasilitasi bagi UMKM.
"Saya mohon dukungan semua pihak. Insya Allah, kami akan selalu hadir mendukung seluruh program pemerintah daerah dalam memajukan UMKM Kalimantan Barat," katanya lagi.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Menteri UMKM dalam kegiatan ini.
"Dengan hadirnya Pak Maman Abdurrahman, mudah-mudahan UMKM Kalimantan Barat semakin maju. Modal usaha sudah disiapkan melalui berbagai bank. Tinggal dimanfaatkan," kata Norsan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan sambil memanfaatkan rangkaian layanan UMKM yang dihadirkan.
- umkm
- program microdots
- pontianak
- kur
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia Dinilai Darurat Ekonomi, Ratusan Ekonom Ultimatum Pemerintah dengan 7 Tuntutan!
-
Petugas SPPG Harus Memiliki Bekal Pengetahuan Tentang Penyajian Menu MBG
-
Pemkot Tangerang Identifikasi Kelayakan 18 Jembatan Penyeberangan
-
Khofifah Minta Pejabat Eksekusi Kebijakan yang Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata ke Rakyat
-
Dorong Implementasi ESG Dalam Bisnis, Bank Jakarta Raih Penghargaan Regional Banking ESG Excellence Award 2025
-
Menkeu Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik meski Harga Minyak Tinggi
-
Kiat Menurunkan Berat Badan dari Dokter Gizi: Perbanyak Makan Sayur dan Buah!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.