Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendekatan Alam-Budaya Jadi Kunci! Staf Khusus Presiden Soroti Arah Pemulihan Wisata Semeru

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pendekatan Alam-Budaya Jadi Kunci! Staf Khusus Presiden Soroti Arah Pemulihan Wisata Semeru Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo Lumajang
Ket. Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani melihat rumah yang terdampak awan panas guguran Gunung Semeru, di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jatim, Sabtu (22/11/2025).

LUMAJANG – Pemulihan wisata Semeru menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di wilayah terdampak erupsi, sekaligus memperkuat ketahanan sektor pariwisata berbasis alam.

Dengan memulihkan infrastruktur pendukung, menata jalur pendakian, serta meningkatkan standar keamanan, pemerintah tidak hanya membuka kembali arus kunjungan, tetapi juga mengembalikan sumber pendapatan bagi masyarakat lokal yang bergantung pada jasa wisata, mulai dari porter, pemandu, hingga pelaku UMKM.

Selain dampak ekonomi, pemulihan ini penting untuk memastikan pengelolaan kawasan tetap berkelanjutan.

Pendekatan mitigasi bencana, konservasi lingkungan, dan edukasi wisatawan menjadi kunci agar Semeru dapat kembali diakses tanpa mengulangi kerentanan yang sama.

Dengan begitu, revitalisasi wisata Semeru merupakan investasi jangka panjang untuk keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan perlindungan ekosistem gunung api aktif.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani mengatakan pemulihan wisata Gunung Semeru pascaerupsi menjadi momen penting untuk menata ulang kawasan wisata dengan pendekatan pelestarian alam dan budaya.

"Gunung Semeru bukan sekadar kawasan geografis, melainkan ikon wisata alam Indonesia yang dikenal hingga mancanegara," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Jawa Timur, Minggu.

Menurutnya, keaslian budaya masyarakat di lereng Gunung Semeru, termasuk tradisi lokal, kearifan lingkungan, dan pola hidup warga menjadi bagian penting yang harus dijaga dalam setiap langkah pemulihan.

"Pemulihan kawasan wisata Semeru tidak hanya menitikberatkan pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan konservasi lingkungan, terutama jalur pendakian, kawasan rawan bencana, dan daerah penyangga," ujarnya pula.

Selain itu, kata dia lagi, daya dukung wisata menjadi fokus utama, mulai dari pembenahan akses, jalur evakuasi, hingga infrastruktur penunjang yang aman bagi wisatawan.

"Keberlanjutan komunitas wisata juga menjadi perhatian, termasuk pelibatan porter, pemandu, UMKM, dan penggerak pariwisata lokal lainnya. Langkah itu diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi pasca-erupsi, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengelola wisata secara berkelanjutan," katanya pula.

Ia mengatakan substansi kebijakan itu menempatkan bencana bukan sekadar sebagai ancaman, melainkan momentum untuk menata tata kelola wisata agar lebih aman dan berkelanjutan.

Selain itu, perhatian Presiden terhadap aspek sosial-budaya masyarakat menunjukkan bahwa pemulihan Semeru menyasar keseimbangan antara fisik, lingkungan, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Zita menjelaskan bahwa pemulihan kawasan wisata Semeru yang berkelanjutan akan memperkuat citra Indonesia di mata internasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan dan masyarakat lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.