- Home
-
- Luar Negeri
-
- KTT G20 Dibuka di Afrika S...
KTT G20 Dibuka di Afrika Selatan Tanpa Trump
Sabtu, 22 Nov 2025, 09:08 WIBJOHANNESBURG - Perpecahan AS-Eropa atas masa depan Ukraina akan membayangi pertemuan puncak G20 yang dimulai di Afrika Selatan pada hari Sabtu (22/11) yang ditandai dengan ketidakhadiran Donald Trump.Â
Pertemuan Johannesburg dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Namun Trump memboikotnya, pemerintahnya mengatakan prioritas Afrika Selatan -- terutama meningkatkan kerja sama global dalam perdagangan dan aksi iklim -- bertentangan dengan kebijakan AS.
Meskipun demikian, Presiden AS tetap tampil menonjol di acara tersebut, pertemuan puncak pertama kelompok ekonomi utama yang diselenggarakan di Afrika, setelah menghasilkan rencana unilateral AS yang mengejutkan untuk mengakhiri perang di Ukraina yang sebagian besar sejalan dengan tujuan Rusia.
Menyusul panggilan mendesak dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menekankan bahwa rencana semacam itu membutuhkan "dukungan bersama dan konsensus dari mitra Eropa dan sekutu NATO".
Pada hari Sabtu, para pemimpin Eropa akan bertemu di sela-sela pertemuan puncak untuk memperjelas "bahwa tidak akan ada apa pun tentang Ukraina tanpa Ukraina", kata kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Masalah lain yang menghantui KTT G20 adalah kebuntuan pada negosiasi iklim COP30 yang berlangsung di Brasil.
Hari Jumat seharusnya menjadi hari terakhir perundingan tersebut, yang telah berlangsung hampir dua minggu. Namun, perundingan tersebut mengancam akan berlarut-larut karena negara-negara minyak dituduh menolak penyebutan apa pun tentang penghapusan bahan bakar fosil dalam naskah final.
Meskipun menghadapi hambatan, tuan rumah Afrika Selatan memproyeksikan optimisme bahwa mereka akan mendapat dukungan untuk tujuan G20 untuk mengurangi kesenjangan ekonomi, mengurangi utang bagi negara-negara berpendapatan rendah, mengamankan bantuan untuk transisi energi bersih dan membangun pakta mineral penting.
"Sebagai Afrika Selatan, kami berharap deklarasi para pemimpin akan diadopsi, yang akan menetapkan agenda baru dan berkelanjutan bagi dunia, khususnya G20," ujar Presiden Cyril Ramaphosa, Jumat malam.
Para negosiator politik dari negara-negara peserta pada hari Jumat menyelesaikan draf akhir teks bersama untuk disepakati para pemimpin, ungkap sumber kepada AFP. Mereka tidak berwenang untuk membocorkan isi draf tersebut.
Tidak pasti dokumen tersebut akan menjadi pernyataan pertemuan puncak tradisional, mengingat boikot AS dan peringatan dari Washington bahwa tidak ada deklarasi atas nama G20 yang boleh dikeluarkan.
Ramaphosa, yang merasa kesal dengan ketidakhadiran AS dan tuduhan tak berdasar pemerintah Trump tentang "genosida kulit putih" di Afrika Selatan, bergabung dengan para pemimpin lainnya yang menekankan bahwa G20 merupakan platform penting untuk kerja sama multilateral.Â
"Multilateralisme adalah pertahanan terbaik kita, bahkan mungkin satu-satunya, melawan gangguan, kekerasan, dan kekacauan. Dan Afrika Selatan menerapkan multilateralisme," ujar Antonio Costa, Presiden Dewan Eropa, dalam konferensi pers pra-KTT.Â
Boikot AS menggemakan keputusan Trump untuk tidak mengirim delegasi resmi ke COP30.
Washington mengatakan akan mengirimkan kuasa usahanya dari kedutaan besarnya di akhir pertemuan Johannesburg hanya untuk upacara serah terima, karena Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak G20 tahun depan di klub golf milik Trump di Florida.
G20 adalah kelompok 19 negara plus Uni Eropa dan Uni Afrika. G20 mewakili 85 persen PDB global dan sekitar dua pertiga populasi dunia.
- KTT G20 Afrika Selatan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
DPR: Sekolah Rakyat Harus Hasilkan Generasi Unggul Siap Songsong Indonesia Emas
-
Pemkab Kudus Kaji Penyebab SD Negeri Kekurangan Murid
-
Juara WBC Mario Barrios Akui Pacquiao Masih Sangat Menyulitkan
-
Pemkab Rejang Lebong Jadikan Grebeg Suro Jaranan sebagai Agenda Tahunan
-
Wamentan Dorong Ekspor Rempah-rempah Ditingkatkan
-
Jangan Ada Lagi Lubang! Jalan Daerah Dapat Suntikan Dana Segar Triliunan Rupiah
-
Usai 20 Tahun Koma, Pangeran Tidur Arab Saudi Wafat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.