Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Senin, 10 Agu 2026, 00:19 WIB

PROBOLINGGO - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Heri Mulyadi mengatakan destinasi wisata yang berada di sekitar Gunung Bromo masih aman dikunjungi wisatawan.

"Akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi ditutup sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB karena kebakaran, namun sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi," katanya di Probolinggo, Minggu.

Ket. Foto: Destinasi wisata jembatan kaca Bromo yang sudah dibuka beberapa waktu lalu. — Sumber: Antara foto/HO-Diskominfo Probolinggo

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah objek wisata seperti Jembatan Kaca Bromo, Puncak Seruni Point hingga Terminal Wisata Seruni Point masih berada dalam kondisi aman karena titik api yang terjadi di kawasan Bromo juga dinilai masih cukup jauh dari lokasi wisata tersebut.

“Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi hari ini masih aman dan juga masih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Apabila kondisi karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengalami perubahan dan mulai mengarah atau mengganggu kawasan objek wisata di Kabupaten Probolinggo, maka pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan pembatasan kunjungan.

"Hari ini masih aman untuk dikunjungi, tetapi apabila suatu waktu ada perubahan dan perkembangan di lapangan, kemungkinan juga akan ditutup apabila mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketenangan," ujarnya.

Heri mengatakan langkah pembatasan akan dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila situasi berkembang dan berpotensi membahayakan wisatawan maupun masyarakat yang berada di sekitar objek wisata.

"Disporapar Kabupaten Probolinggo bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan karhutla dan kondisi keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan terkait aktivitas kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.