Jelang KTT G20, RI–Australia Kompak Kuatkan Tata Kelola Global

Jumat, 21 Nov 2025, 21:40 WIB

JAKARTA – Indonesia dan Australia sepakat memperkuat tata kelola global berbasis aturan serta sistem perdagangan multilateral sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas rantai pasok dunia.

Kesepakatan ini mencerminkan urgensi memperkuat kolaborasi internasional di tengah meningkatnya proteksionisme dan disrupsi logistik global.

Ket. Foto: Pertemuan bilateral strategis Sherpa G20 Australia dan Sherpa G20 Indonesia menjelang KTT G20, Johannesburg, Afrika Selatan. — Sumber: ANTARA/ HO-Kemenko Perekonomian

Dengan menegakkan aturan perdagangan yang transparan dan dapat diprediksi, kedua negara berupaya memastikan aliran barang tetap lancar, mengurangi risiko gejolak harga, serta menjaga akses negara-negara terhadap komoditas penting.

Kerja sama ini juga menjadi sinyal bahwa stabilitas rantai pasok membutuhkan koordinasi lintas negara yang lebih kuat, bukan hanya kebijakan domestik semata.

“Kita perlu memperkuat mekanisme berbasis pasar untuk menjaga keamanan rantai pasok melalui inovasi dan kerja sama,” kata Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi dalam pertemuan bilateral strategis Sherpa G20 Australia dan Sherpa G20 Indonesia menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (21/11).

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Edi mengatakan, Indonesia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap Presidensi Afrika Selatan dan mendorong tercapainya kesepakatan pada empat prioritas utama, yakni penguatan ketahanan dan respons bencana, keberlanjutan utang, mobilisasi pendanaan bagi transisi energi yang adil dan inklusif, serta pengembangan mineral kritis secara bertanggung jawab.

Indonesia menyoroti bahwa penguatan pasokan mineral kritis harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan dampak ekologis jangka panjang.

“Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi secara aktif dan konstruktif dengan Presidensi G20 Amerika Serikat Tahun 2026, serta mempersiapkan partisipasi dalam pertemuan Sherpa G20 pertama,” ujar Edi.

Selain itu, Indonesia juga mendorong untuk tercapainya hasil signifikan pada Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-14 (MC14) yang akan diselenggarakan pada Maret 2026 di Yaoundé, Kamerun.

Kedua negara juga membahas pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) yang tetap menjaga kepercayaan publik.

Pertemuan itu dihadiri First Assistant Secretary Department of the Prime Minister and Cabinet Australia Lisa Elliston. serta perwakilan Sherpa G20 kedua negara.

Delegasi Australia, dalam kesempatan itu, menegaskan pentingnya menjaga G20 sebagai forum ekonomi utama dunia. Negeri tersebut mendorong agar Leaders’ Declaration memuat isu geopolitik strategis serta menaruh perhatian pada pemberdayaan ekonomi perempuan dan percepatan aksi perubahan iklim, khususnya dalam transisi energi yang lebih terjangkau.

  • KTT G20 Afrika Selatan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.