Gubernur Pramono Resmikan Satgas Jaga Jakarta: Jadilah Mata, Telinga, dan Hati Pemerintah

Jumat, 21 Nov 2025, 15:15 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mendeklarasikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta dalam upacara yang digelar di halaman Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/11). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara warga, pemerintah, dan seluruh unsur Forkopimda.

"Saya sungguh menyambut baik pembentukan Satuan Tugas Jaga Jakarta. Sebuah gerakan yang lahir dari semangat kolaborasi antara warga, pemerintah, dan seluruh unsur Forkopimda untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, tertib, dan siap menghadapi segala situasi," ujar Gubernur Pramono.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Gubernur Pramono menjelaskan bahwa transformasi Jakarta menuju kota global tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik dan kemajuan ekonomi. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban menjadi fondasi penting yang hanya bisa diwujudkan melalui tanggung jawab kolektif seluruh masyarakat.

"Satgas Jaga Jakarta lahir sebagai wujud dari kesadaran itu. Saya sungguh mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh warga Jakarta serta jajaran Forkopimda yang telah bersinergi bersama dalam menjaga kota ini. Partisipasi, komitmen, dan dukungan Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian mempertegas upaya menjaga kota ini adalah kerja kita bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menerangkan bahwa Satgas Jaga Jakarta akan bergerak berdasarkan informasi, koordinasi, dan langkah nyata yang terukur. Isu-isu kerawanan seperti tawuran, tindak kriminal, konflik sosial, potensi radikalisme, hingga maraknya disinformasi menjadi fokus pengawasan yang akan dilakukan secara kolaboratif.

Ia menambahkan bahwa ancaman bencana seperti banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem juga menjadi bagian dari kewaspadaan Satgas. Seluruh persoalan tersebut akan dihadapi melalui sistem deteksi dini, penguatan koordinasi lapangan, serta respon cepat bersama masyarakat.

"Deklarasi yang telah kita tandatangani merupakan bentuk komitmen bersama secara kolektif, menjadi pelopor perubahan sosial, menjaga keamanan, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, dan membangun kolaborasi lintas sektor demi Jakarta yang lebih aman dan nyaman," terangnya.

Gubernur Pramono berharap agar komitmen yang tertuang dalam deklarasi tidak berakhir sebagai formalitas. Ia meminta seluruh anggota Satgas Jaga Jakarta untuk menjadikan deklarasi tersebut sebagai nilai moral yang mendorong aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadilah mata, telinga, dan hati pemerintah di tengah masyarakat. Terus gaungkan semangat Jaga Jakarta," tuturnya.

Gubernur Pramono meyakini bahwa kerja sama antara masyarakat, aparat pemerintah, dan seluruh komponen Forkopimda akan memperkuat keamanan Ibu Kota. Ia menegaskan bahwa sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial dan memastikan kesejahteraan seluruh warga.

"Terima kasih telah turut jaga Jakarta. Bersama kita menguatkan sinergi, meneguhkan komitmen, meningkatkan kepedulian untuk Jakarta aman, Jakarta nyaman," pungkasnya.

Dengan terbentuknya Satgas Jaga Jakarta, Pemprov DKI berharap sistem keamanan kota dapat semakin responsif dan inklusif. Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dari transformasi Jakarta menuju kota global yang humanis, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.