ChatGPT Kini Bisa Obrolan Grup: Ajak Teman, Keluarga, atau Rekan Kerja Sekaligus
Jumat, 21 Nov 2025, 19:15 WIBJAKARTAÂ -Â OpenAI akhirnya merilis fitur Group Chat ChatGPT secara global setelah sebelumnya diuji dalam skala terbatas. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat ruang obrolan yang berisi beberapa orang sekaligus ditambah beberapa asisten AI.
Group Chat dirancang agar kolaborasi menjadi lebih mudah dengan menghadirkan beberapa versi ChatGPT dalam satu tempat. Fitur ini dapat dipakai untuk diskusi, perencanaan, brainstorming, hingga mengelola dokumen dan proyek tertentu.
OpenAI menjelaskan bahwa fitur ini tersedia untuk semua pengguna, termasuk versi berbayar maupun gratis dengan beberapa batasan. Mereka menyebut rilis global dilakukan setelah mendapatkan umpan balik positif dari pengguna awal yang telah menjajal fungsinya.
"Group Chat memberikan cara baru untuk bekerja bersama AI secara lebih dinamis," kata OpenAI dalam penjelasannya.
Dalam penggunaannya, pengguna bisa mengundang anggota lain serta menambahkan asisten khusus yang dikonfigurasi melalui GPT Builder. Asisten tersebut bisa punya peran berbeda, seperti analis data, ahli riset, atau penyusun strategi.
Fitur ini memungkinkan pengguna memasukkan file, dokumen, dan materi kerja lainnya secara langsung ke dalam obrolan. ChatGPT kemudian dapat membantu mengolah data tersebut dalam konteks percakapan grup.
Setiap asisten AI dalam grup dapat diberikan tugas spesifik agar diskusi tidak tumpang tindih. Banyak pengguna menyebut fitur ini terasa seperti bekerja dengan tim virtual yang terdiri dari beberapa spesialis.
OpenAI menegaskan bahwa percakapan grup tetap mengutamakan privasi dan keamanan data. Mereka menyatakan bahwa percakapan tidak digunakan untuk melatih model kecuali pengguna mengaktifkan opsi data-sharing secara manual.
Perusahaan tersebut juga menambahkan beberapa penyesuaian antarmuka agar pengguna dapat lebih mudah berpindah dari satu grup ke grup lainnya. Tampilan Group Chat dibuat mirip aplikasi perpesanan modern untuk memudahkan adaptasi.
Fitur ini juga mendukung mode asisten yang bisa aktif atau pasif sesuai kebutuhan grup. Dengan begitu, pengguna tetap memiliki kontrol penuh atas kapan AI boleh merespons dan kapan percakapan hanya dilakukan antaranggota manusia.
OpenAI mengatakan bahwa fitur ini sangat cocok untuk tim kerja kecil, komunitas belajar, hingga kelompok riset. Mereka memprediksi bahwa kolaborasi berbasis AI akan menjadi model kerja yang semakin umum di masa depan.
Pengguna layanan berbayar seperti ChatGPT Plus, Team, dan Enterprise mendapatkan kapasitas grup yang lebih besar dan kemampuan memanggil GPT khusus dalam jumlah lebih banyak. Namun, pengguna gratis tetap bisa mencoba versi dasar fitur ini tanpa biaya.
Peluncuran global ini dilakukan setelah OpenAI memperluas infrastruktur untuk memastikan stabilitas ketika jumlah pengguna meningkat. Mereka menambahkan bahwa peningkatan server dilakukan secara bertahap untuk menjaga performa.
Banyak pengguna melaporkan bahwa fitur Group Chat terasa sangat berguna untuk merangkum hasil brainstorming secara instan. Dalam beberapa kasus, AI bahkan mampu mengorganisir keputusan grup menjadi rencana kerja yang lebih sistematis.
Kreator konten, pelajar, dan pekerja jarak jauh menjadi kelompok yang paling antusias menyambut fitur ini. Banyak dari mereka menyebut bahwa kolaborasi dengan beberapa asisten AI mempercepat proses kerja harian mereka.
OpenAI juga memberi ruang bagi pengembang untuk menciptakan GPT khusus yang bisa bekerja optimal dalam format grup. Hal ini diharapkan dapat memperluas ekosistem GPT dengan fungsi yang lebih variatif dan mendalam.
"Kolaborasi multi-asisten adalah masa depan produktivitas," ujar OpenAI dalam kesempatan terpisah menanggapi tingginya minat pengguna.
Dengan peluncuran global ini, OpenAI semakin memperluas jangkauan ChatGPT sebagai platform kerja kolaboratif berbasis AI. Banyak pihak memperkirakan fitur Group Chat akan menjadi salah satu inovasi paling berpengaruh dalam penggunaan AI sehari-hari.
Fitur ini menandai langkah besar bagi OpenAI dalam mendorong pendekatan kerja yang melibatkan manusia dan AI secara bersamaan. Group Chat diyakini akan terus berkembang seiring peningkatan kemampuan model dan kreativitas pengguna.
- Fitur baru
- Artificial Intelligence (AI)
- ChatGPT
- OpenAI
- Akal Imitasi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Peningkatan penumpang Whoosh saat libur Natal dan Tahun Baru
-
Dari Pagi hingga Senja: SAR Jambi Sisir Batanghari, Cari Lansia yang Hilang
-
Hotel Sultan Tetap Beroperasi, Pemerintah Ambil Alih Kelola dari Swasta
-
PLN Jamin Pasokan Listrik di 15.000 Hunian Sementara bagi Korban Bencana Sumatra
-
WhatsApp Makin Menggairahkan dengan Fitur Baru Obrolan Grup
-
Wagub Minta Pembukaan MTQ Nasional 2026 Tonjolkan Kekhasan Jawa Tengah
-
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cek Syarat, Cara Daftar, dan 4 Posisi PATT D3-S1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.