Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentingnya Mitigasi Infrastruktur Vital Pascaerupsi Gunung Semeru

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 22:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pentingnya Mitigasi Infrastruktur Vital Pascaerupsi Gunung Semeru Doc: Antara
Ket. Petugas membersihkan material abu vulkanik di jembatan Gladak Perak, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (20/11/2025).

Lumajang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa pentingnya melakukan mitigasi menyeluruh pada infrasktruktur vital pascaerupsi Gunung Semeru untuk menjamin keselamatan warga dan kelancaran mobilitas.

"Kerusakan sekecil apapun bisa berdampak serius pada mobilitas warga dan distribusi bantuan. Penanganan cepat dan terukur sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat," kata Khofifah saat meninjau jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis.

Salah satu infrastruktur yang menjadi fokus utama adalah Jembatan Gladak Perak yang merupakan jalur strategis bagi transportasi warga dan distribusi logistik.

"Pemeriksaan intensif dilakukan untuk mendeteksi kerusakan sekecil apapun agar segera diperbaiki. Langkah itu penting untuk mencegah risiko tambahan, seperti kemacetan, kecelakaan, atau hambatan distribusi bantuan," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa mitigasi infrastruktur vital adalah bagian dari strategi kesiapsiagaan bencana yang lebih luas karena penanganan cepat dan terukur sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Sementara Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa pemerintah kabupaten melakukan pemantauan rutin terhadap semua infrastruktur kritis di wilayah terdampak Semeru.

"Kami bekerja sama dengan Balai Besar dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan seluruh fasilitas vital, termasuk jembatan dan jalan utama aman digunakan, serta siap mendukung operasi tanggap darurat,” katanya.

Selain jembatan, lanjut dia, pemantauan juga mencakup jalan utama, fasilitas publik, dan jalur evakuasi. Setiap temuan kerusakan langsung ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan hambatan tambahan bagi warga maupun distribusi bantuan logistik.

Langkah terpadu antara pemerintah provinsi dan kabupaten menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keselamatan warga, memastikan aksesibilitas tetap terjaga, serta mempercepat respons terhadap bencana.

"Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas bukan opsi, tetapi prioritas utama dalam setiap tindakan mitigasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.