Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Budi Santoso Tinjau Pasar Cihapit Bandung untuk Cek Stok Pangan Jelang Nataru

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendag Budi Santoso Tinjau Pasar Cihapit Bandung untuk Cek Stok Pangan Jelang Nataru Doc: ANTARA
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso saat meninjau bahan pokok di Pasar Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/11/2025).

KOTA BANDUNG – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan peninjauan sejumlah stok bahan pangan ke Pasar Cihapit, Kota Bandung, untuk memastikan terkendalinya harga berbagai kebutuhan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari kesiapan berbagai wilayah di Indonesia menjelang Natal dan pergantian tahun, salah satu titik yang dikunjungi adalah Pasar Cihapit Bandung.

“Saya bersama Ibu Kepala BPS dan Pak Wali Kota melakukan pengecekan harga dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Tadi, secara keseluruhan harga cukup bagus,” kata Budi di Bandung, Kamis (20/11).

Dari pemantauan di pasar tersebut, Mendag mengatakan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masih dalam batas yang aman.

Harga daging sapi pada kisaran Rp130 hingga Rp140 ribu per kilogram, daging ayam Rp35 ribu, cabai merah Rp57 ribu per kilogram dan harga telur Rp29 ribu per kilogram.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa harga cabai merah di sejumlah daerah relatif stabil di kisaran Rp49.000 per kilogram. Namun, berdasarkan pemantauan di Pasar Cihapit, komoditas tersebut justru mengalami kenaikan dengan harga berkisar antara Rp57.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

“Tapi di daerah lain harga cabai normal. Meskipun di daerah tertentu ada yang naik. Nanti kami koordinasikan dengan Wali Kota, juga dengan asosiasi dan pemasok agar harga stabil terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Ia mengatakan kenaikan harga sebelumnya disebabkan oleh faktor cuaca pada musim hujan sehingga banyak para petani di berbagai daerah mengalami gagal panen.

“Memang biasanya kalau bulan Desember dan awal tahun harga suka naik karena hujan. Nanti kita antisipasi karena kemarin kami sudah bertemu dengan asosiasi petani untuk mengantisipasi hal tersebut,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Budi membagikan berbagai kebutuhan pokok seperti daging sapi, ayam, hingga beras kepada pengunjung pasar khususnya untuk masyarakat kurang mampu agar meringankan beban ekonomi.

Dalam tinjauan itu Mendag didampingi Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Nining Yuliastiani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...

Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS

38 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Tawarkan Tiongkok Mem...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.