Lewat Pembelajaran Bermakna, Mendalam, dan Menggembirakan, Kemendikdasmen Minta Guru Siapkan Siswa dengan Kompetensi Abad 21

Kamis, 20 Nov 2025, 13:55 WIB

YOGYAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta guru menyiapkan siswa dengan kompetensi abad 21 melalui pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan menggembirakan.

“Ini tentunya adalah bentuk bagaimana kita menyiapkan generasi-generasi yang akan datang dengan kemampuan untuk abad 21," ujar Direktur Guru Pendidikan DasarKemendikdasmen ​​​​​​, Rachmadi Widdiharto seusai mengajar dalam "Program Direktur Mengajar" di kelas 6 SD Pujokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (20/11).

Ket. Foto: Pembelajaran siswa yang mendalam, bermakna, dan menggembirakan. — Sumber: antara foto

Ia mengatakan sejumlah program prioritas seperti pembelajaran mendalam, Matematika Gembira, konseling, serta pengenalan "coding" dan literasi digital menjadi bagian dari kesiapan kompetensi abad 21.

Meski begitu, menurut dia, kemampuan teknologi perlu berjalan seimbang dengan penguatan karakter, nilai, dan attitude agar siswa tidak hanya kuat secara kognitif, tetapi juga siap menghadapi tantangan era digital.

Rachmadi menilai siswa saat ini sangat aktif mengikuti isu dan informasi yang cepat menyebar sehingga menjadi tantangan bagi guru untuk mengimbangi dan mendampingi mereka.

"Bagaimana teman-teman guru itu juga bisa memanfaatkan sumber-sumber belajar yang notabene-nya anak-anak pun juga bisa mempunyai akses. Ini menjadi tantangan di era teknologi saat ini," ucap dia.

Karena itu, ia pun mendorong guru meredefinisi pembelajaran agar lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan, serta mampu menantang rasa ingin tahu dan kemampuan bernalar kritis siswa.

Saat mengajar di kelas 6 SD Pujokusuman Yogyakarta, Rachmadi mengaku mencontohkan bagaimana konsep bangun ruang dapat dikaitkan dengan profesi yang diinginkan siswa, seperti dokter, musisi, maupun polisi wanita.

Pendekatan tersebut, menurut dia, membantu siswa memahami manfaat pembelajaran dan membuat rasa ingin tahu tumbuh.

"Artinya anak itu paham, saya belajar itu untuk apa? Ini manfaatnya apa? Bagaimana ini bisa menantang mereka untuk lebih, rasa ingin tahu anak itu lebih tertanam, bernalar kritis itu bisa dibangun," jelas dia.

Rachmadi menambahkan, Program Direktur Mengajar merupakan bagian dari rangkaian Bulan Guru Nasional yang diluncurkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperingati Hari Guru Nasional 2025.

Rangkaian Bulan Guru Nasional juga mencakup berbagai agenda seperti webinar dan podcast untuk mengamplifikasi peran guru dan tenaga kependidikan dalam menyediakan pendidikan bermutu bagi semua melalui Partisipasi Semesta, mulai dari UPT, pemerintah daerah, dinas pendidikan, hingga media.

"Harapan dari Pak Mendikdasmen yaitu pendidikan bermutu untuk semua. Semua mempunyai akses, mempunyai kesempatan yang bermutu, berkualitas melalui Partisipasi Semesta," tutur Rachmadi.

  • Guru
  • Kemendikdasmen
  • Kompetensi Abad 21
  • Siapkan Siswa

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.