Harimau Sri Deli Viral, Gubernur Pramono Sidak Ragunan dan Beberkan Fakta Sebenarnya

Kamis, 20 Nov 2025, 10:40 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan inspeksi langsung ke Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, untuk memastikan pengelolaan satwa dan penyediaan pakan berjalan optimal. Kunjungan tersebut juga menjadi langkah untuk menjawab berbagai isu yang bermunculan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam tinjauan itu, Pramono memberi perhatian khusus pada harimau bernama Sri Deli yang sempat menjadi sorotan publik. Ia melihat langsung kondisi satwa tersebut dan menegaskan bahwa video viral yang menunjukkan Sri Deli terlihat kurus merupakan rekaman lama pada masa pandemi COVID-19.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Tadi, kita sudah melihat langsung proses penyiapan pakan dan kondisi harimau Sri Deli," ujarnya.

"Dari laporan yang saya terima, video yang beredar kemungkinan diambil saat masa COVID-19. Sekarang Sri Deli sudah besar, sehat, dan bisa dilihat sendiri kondisinya," lanjutnya.

Gubernur Pramono mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan pengelola Ragunan melalui pendekatan desain dan konsep kekinian. Menurutnya, pembaruan yang dilakukan mampu memperkuat fungsi Ragunan sebagai kawasan konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Ia juga menilai strategi pengelola dalam membuka Ragunan pada Sabtu malam sebagai terobosan yang efektif. Program tersebut terbukti meningkatkan jumlah pengunjung secara signifikan, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi masyarakat.

"Sejak dibuka pada hari Sabtu malam, jumlah pengunjung mencapai 14.794 orang," ujarnya.

"Kini total kunjungan Sabtu dan Minggu rata-rata berada di angka 35.000 hingga 40.000 pengunjung. Ini peningkatan yang sangat signifikan," ungkapnya.

Selain memastikan kondisi satwa, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI terus menjaga standar kualitas pakan yang diberikan. Ia menyoroti isu yang menyebut adanya pakan satwa yang dibawa pulang oleh pihak tertentu dan menegaskan bahwa isu tersebut tidak berdasar.

"Saya meminta agar aspek pakan ini dicek terus-menerus," tegasnya.

"Isu bahwa ada pakan yang dibawa pulang itu tidak benar. Proses pemberian pakan diawasi secara ketat dan ada petugas khusus yang bertanggung jawab," tambahnya.

TMR menerapkan standar tinggi dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi satwa sesuai jenis, usia, dan kondisi kesehatan masing-masing. Setiap pakan didistribusikan dan diberikan pada hari yang sama untuk memastikan kesegaran serta kecukupan nutrisi harian sehingga satwa tetap sehat dan aktif.

Proses tersebut ditangani oleh keeper berpengalaman yang memahami karakteristik setiap satwa. Selain itu, kurator memonitor setiap pemberian pakan untuk memastikan tidak ada kekurangan ataupun kelalaian selama proses pemeliharaan berlangsung.

Lebih lanjut, Pramono berharap kunjungannya dapat memberikan gambaran nyata kepada publik mengenai kondisi satwa dan manajemen pengelolaan Ragunan. Ia menilai penting untuk meluruskan berbagai isu yang beredar agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat berdasarkan fakta di lapangan.

"Beberapa hari ini banyak pertanyaan tentang Ragunan," ujarnya.

"Hari ini, kami melihat sendiri di lapangan agar publik mendapatkan penjelasan yang benar dan jelas," tutupnya.

Dengan kunjungan ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam memastikan pengelolaan Ragunan berjalan profesional dan sesuai standar konservasi modern. Pemerintah berharap masyarakat semakin percaya terhadap transparansi pengelolaan satwa di Ragunan serta dapat menikmati fasilitas konservasi yang terus diperbarui secara berkelanjutan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Desentralisasi Hanya Berjalan Secara Administratif Tapi Lemah Secara Fiskal

Hati-hati, Pemerintah Jangan Terjebak Beban Cicilan Utang yang Beratkan APBN

Nyaris Tersingkir! Bimo/Arlya Selamatkan 4 Match Point Sebelum Buat Keajaiban di BWF World Championships 2026!

Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas

Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0

Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada

Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan

Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!

Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri

DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Tangani Dampak Gempa NTT

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ganggu Kesepakatan AS-Iran

Singapura dan Hong Kong Perkuat Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas

Infantino Kehilangan Orang Kepercayaan Saat Tekanan di FIFA Meningkat

Serena dan Venus Williams Kembali Bertanding di Nomor Ganda, Kalah Dramatis di Cincinnati Open

Tiga Gunung Api Erupsi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Perseteruan di Federasi Sepak Bola Asia Makin Panas, Presiden AFC Kecam Qatar

Unggulan Tumbang, Peluang Jonatan dan Alwi di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Makin Terbuka

Liga Inggris Akan Publikasikan Evaluasi Independen Keputusan Wasit dan VAR Setiap Pekan

Mendekati Horor, The X-Files: I Want to Believe Dirilis Ulang dalam Director’s Cut R-Rated, Lebih Gelap dari Versi 2008

Desa-desa Hantu di Irak: ISIS Mengusir Warga, Kini Musuh Baru Mencegah Penduduk Pulang Kembali

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.