Hari Raya Galungan. John Tabo Merayakan Bersama Umat Hindu Jayawijaya Perkuat Kerukunan di Papua Pegunungan

Rabu, 19 Nov 2025, 13:13 WIB

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo merayakan Hari Raya Galungan bersama umat Hindu di Kabupaten Jayawijaya guna memperkuat keutuhan umat beragama di wilayah Papua Pegunungan.

“Kami dari Pemprov Papua Pegunungan ada pak sekretaris daerah (sekda) dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta aparatur sipil negara (ASN) datang ke tempat persembahyangan umat Hindu dan merayakan Hari Raya Galungan bersama-sama sebagai bentuk menjaga nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” katanya di Wamena, Rabu.

Ket. Foto: Gubernur Papua Pegunungan dan rombongan disambut oleh umat Hindu di Pura Tirta Wijaya ketika merayakan Hari Raya Gulungan bersama-sama, Rabu (19/11/2025). — Sumber: Antara Foto

Menurut dia, kehadirannya bersama jajaran di Pemprov Papua Pegunungan untuk menunjukkan komitmen dalam mempercepat pembangunan di daerah ini dengan tiga fondasi utama yakni pemerintah, agama, dan adat.

“Dalam perencanaan atau visi misi pemerintahan lima tahun ke depan dengan tiga pilar utama yakni pemerintah, agama, dan adat, maka kami hadir bersama-sama umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Galungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan toleransi dalam mewujudkan tiga pilar pembangunan maka pihaknya mendorong peningkatan tempat peribadatan.

“Kehadiran kami di Pura Tirta Wijaya dalam rangka merayakan Hari Raya Galungan bersama umat Hindu juga menyerahkan sedikit bantuan uang Rp500 juta untuk peningkatan tempat ibadah di sini. Bantuan semacam ini juga kami berikan bagi umat agama lain yang ada di Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan, umat Hindu di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya jangan merasa minoritas dibanding umat beragama lain karena Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki dasar Ketuhanan Yang Maha Esa tertuang dalam Sila Pertama Pancasila.

“Kami semua harus mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pemerintah pusat memberikan daerah otonomi baru (DOB), dan rakyat memilih saya sebagai gubernur sehingga dalam kepemimpinan agama, suku, kelompok itu sama. Kita sama-sama ciptaan Tuhan, memiliki darah merah, tulang putih, dan marilah kita sama-sama bangun negeri ini supaya masyarakatnya hidup sejahtera,” ujarnya.

Dia menegaskan kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk dapat memberikan keadilan, melindungi seluruh umat beragama yang berada di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

“Perlindungan kepada umat beragama telah diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sehingga kami sebagai pemerintah daerah tinggal mengikuti dan menerapkannya. Mari kita sama-sama menjaga kerukunan umat beragama di Papua Pegunungan ini sehingga semua dapat hidup dan tinggal dengan nyaman,” katanya.

Gubernur Papua Pegunungan dan jajarannya merayakan Hari Raya Gulungan bersama umat Hindu di Pura Tirta Wijaya Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.