BMKG Minta Pemda Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Selasa, 18 Nov 2025, 16:05 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem menjelang puncak musim hujan. BMKG menegaskan kewaspadaan dini penting agar penanganan tidak terlambat saat kondisi memburuk.
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menekankan perlunya langkah proaktif dari pemda. Ia mengingatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebaiknya diajukan sebelum bencana terjadi agar risiko dapat ditekan.
âJangan menunggu bencana dulu baru minta OMC,â ujar dia pada Senin (17/11).
Menurut Budi, BMKG selalu mengirimkan peringatan bila terdeteksi hujan sangat lebat yang berpotensi memicu bencana.
âKami akan rilis ke pemda jika ada potensi intensitas hujan di atas 150 mm. Maka pemda harus proaktif merespon peringatan yang kami kirim,â kata dia.
Namun demikian, Budi menambahkan bahwa pelaksanaan OMC membutuhkan permintaan resmi dari pemda serta status siaga bencana. âTanpa dua syarat itu, operasi tidak bisa kami laksanakan,â ujar dia.
Situasi meteorologis saat ini, lanjutnya, dipengaruhi dua bibit siklon yang meningkatkan potensi hujan lebat. Pergerakan sistem cuaca diprediksi menggeser ancaman dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Budi menyebut wilayah padat penduduk memiliki tingkat keterpaparan lebih tinggi dibanding kawasan berhutan di wilayah timur Indonesia. âFokus kami (untuk melakukan OMC) di Jawa hingga Nusa Tenggara karena risikonya jauh lebih besar,â ucap diaa.
Diketahui, longsor terjadi di Majenang Kabupaten Cilacap, Kamis (13/11), setelah hujan lebat turun selama beberapa hari. BNPB lalu meminta BMKG menggelar OMC untuk membantu meminimalkan curah hujan di area terdampak.
OMC mulai beroperasi sejak 15 November dan direncanakan berlangsung hingga 20 November guna mendukung proses evakuasi. âHujannya kami turunkan di laut dengan memblok angin dari Jawa Barat,â kata Budi.
Ia menyampaikan hasil OMC masih dalam penghitungan tetapi intensitas hujan mulai menurun di Cilacap. BMKG berharap pemda lebih cepat merespons agar upaya mitigasi dapat dilakukan sebelum bencana terjadi. ils/I-1
- Waspada Cuaca Ekstrem
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Petir di Bagian Barat Indonesia pada Minggu
-
Jangan Terkecoh Hujan Ringan, Kemarau Masih Panjang
-
Menaker Buka Kuota Disabilitas di Magang Nasional, Target 150 Ribu Peserta hingga 2026
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Polisi Amankan Dua Remaja yang Membawa Tembakau Sintetis di Jakarta Barat
-
Stok Batu Bara Aman, Tapi Listrik Sering Padam: Benarkah Masalah Ada di Tata Kelola PLN?
-
JD Vance: Pembicaraan AS-Iran di Swiss Tonggak Kuat untuk Kesepakatan Akhir yang Sukses
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.